Sektor Bisnis Berperan Penting dalam Capaian SDG's
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Sektor Bisnis Berperan Penting dalam Capaian SDG's

Kamis, 9 Juli 2020 | 16:13 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Pandemi Covid-19 telah mengubah agenda internasional yang didorong oleh PBB untuk menjadikan 2020 sebagai dasawarsa aksi untuk mencapai SDG. Pandemi Covid-19 memengaruhi semua segmen populasi khususnya merugikan anggota kelompok sosial yang paling rentan, termasuk orang yang hidup dalam situasi kemiskinan, orang lanjut usia, penyandang cacat, pemuda, dan indigenous people (UN, 2020).

Jika tidak ditangani dengan tepat melalui kebijakan, krisis sosial yang diciptakan oleh pandemi Covid-19 dapat meningkatkan ketidaksetaraan, pengecualian, diskriminasi, dan pengangguran global dalam jangka menengah dan panjang. Pandemi Covid-19 seyogyanya menjadi momentum yang menyadarkan semua pihak akan pentingnya ambisi dan urgensi untuk mencapai target-target SDG pada masa kenormalan baru demi kepentingan bersama umat manusia ke depan.

“Di Indonesia SDGs sendiri sudah merupakan agenda nasional sejak adanya Peraturan Presiden No. 59 tahun 2017. Prinsip SDGs dengan leaving no one behind juga telah banyak didengungkan. Leaving no one behind sendiri maksudnya adalah mendorong kesetaraan dan non-diskriminasi atau tepatnya mendorong inklusi sosial, ekonomi, dan politik, dari semua, terlepas dari usia, jenis kelamin, ras, etnis, asal, agama, atau status ekonomi atau lainnya," ujar Sihol Aritonang, Chairman IBCSD dalam sambutan pembukanya di Webinar bertema “No one left Behind", Private Sector and Government Synergy for Social Welfare” yang digelar Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD), Kamis (9/7/2020).

Untuk mencapai SDG dengan berpegang pada prinsip “No One Left Behind”, sektor bisnis mempunyai peran yang sangat penting, kendati sebenarnya mereka juga menjadi pihak yang sangat terdampak oleh pandemi Covid-19. Kepemimpinan dan aksi kolektif sektor bisnis sangat dibutuhkan karena mereka tetap menjadi motor untuk pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Sektor bisnis mempunyai kemampuan untuk mencari solusi melalui teknologi, inovasi dan investasi. Sektor bisnis juga dapat berperan untuk mengatasi dampak negatif pada lingkungan dan sosial melalui rantai nilai dan rantai pasok operasi bisnis mereka.

Kolaborasi antara bisnis dan pemerintah menurut Menteri Sosial Juliari Batubara dapat dilakukan melalui dukungan terhadap strategi penanggulangan kemiskinan dengan dukungan pada implementasi program bantuan stimulan untuk usaha yang dapat diakses oleh masyarakat, diantaranya KUBe dan Kewirausahaan Sosial maupun skema pendanaan lainnya untuk Pengembangan Usaha seperti Pusat Investasi Pemerintah, Kredit Usaha Rakyat, Kredit Ultra Mikro, PNM Mekaar dan sebagainya.

“Pemerintah Indonesia telah menyiapkan kerangka kebijakan yang mendukung adanya kemitraan pemerintah dan swasta dalam penyaluran bantuan sosial secara non-tunai melalui Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif yang menyebutkan bahwa upaya yang dilakukan dalam penyaluran program bantuan sosial dilaksanakan secara nontunai, begitupun dengan adanya Peraturan Presiden Nomor 63 tahun 2017 tentang Potensi Penyelenggaraan
Kesejahteraan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan,” ujar Juliari Batubara dalam pidato kuncinya.

Sebenarnya banyak sekali yang bisa dilakukan oleh sektor swasta. Contoh, pada bisnis di sektor keuangan, perusahaan yang bergerak di sektor perbankan dapat memainkan peranan yang penting.

Dalam kaitannya dengan pandemi, program-program menabung yang didorongkan oleh perbankan, yang bertujuan untuk mendorong perilaku menabung juga akan bermanfaat bagi masyarakat secara umum dalam menghadapi tekanan sosial ekonomi di masa pandemi. Salah satunya seperti Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah milik Bank Negara Indonesia (BNI). Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah ini, merupakan kelanjutan dari pilot project yang telah berlangsung sejak tahun 2018 di kota administratif Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

Hingga September 2019, gerakan ini sudah diikuti lebih dari 150.000 siswa serta 5.000 warga dan pasukan orange, lebih dari 200 bank sampah dengan total dana hasil penjualan yang telah dihimpun mencapai lebih dari Rp 3 miliar.

Rangkaian webinar IBCSD untuk pencapaian SDG di era new normal yang dimulai pada bulan Juni lalu masih akan berlangsung hingga Agustus. Rencananya akan ada webinar untuk membahas pencapaian SDG di era new normal khusus pilar ekonomi dan pilar lingkungan pada 30 Juli dan 13 Agustus mendatang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

DPR Dorong Peran Indonesia Ciptakan Perdamaian di Indo-Pasifik

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mendorong peran pemerintah Indonesia dalam menciptakan perdamaian di tengah tensi geopolitik di kawasan Indo-Pasifik.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Risiko Penyebaran Covid-19 di Kawasan Padat Penduduk Lebih Tinggi

Permukiman padat penduduk semakin rentan menjadi pusat penyebaran wabah.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Pantau Work From Home Kementerian, Jokowi: Ini Kayak Cuti

Pesiden Jokowi meminta agar kementerian dan lembaga negara memiliki sense of crisis yang sama.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Anggota DPR Optimistis Jembatan Sei Alalak Rampung Maret 2021

Anggota Komisi V DPR RI Rifqinizamy Karsayuda optimistis pembangunan Jembatan Sei Alalak di Banjarmasin dapat rampung pada Maret 2021.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Pembubaran Lembaga Non-Struktural Dapat Hemat Anggaran Negara

Pembubaran lembaga non-struktural bisa menghemat APBN. Selama 2014-2017 ada 23 LNS dibubarkan dan menghemat hingga Rp 25,34 triliun.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Ketua Komisi III Puji Kekompakan Lembaga Pulangkan Maria Pauline

Kemlu melalui Duta Besar RI untuk Serbia Chandra W Yudha juga berperan penting dalam proses ekstradisi ini.

NASIONAL | 9 Juli 2020

400 Orang Tak Hadir, UTBK di Unib Lancar dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dengan demikian, sementara ini ada sekitar 400 orang peserta UTBK SBMPTN Unib dari jumlah 7.317 peserta dipastikan tidak lulus.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Selama Vaksin Belum Ditemukan, Erick Thohir: Kita Jalani Normal Baru

Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa semua pihak suka tidak suka harus menghadapi dan menjalani kondisi normal baru selama vaksin Covid-19 belum ditemukan

NASIONAL | 9 Juli 2020

Ketua MPR: Presiden Jokowi DukungPenguatan BPIP dengan UU

Dengan adanya UU, BPIP akan tetap eksis menjadi milik bangsa Indonesia, tak akan hilang hanya akibat kepentingan politik sesaat.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Mantan Kades Ini Diduga Korupsi Rp 1 Miliar

Seorang mantan Kepala Desa di Manggarai, Flores, NTT dilaporkan ke aparat penegak hukum karena diduga korupsi dana desa senilai Rp 1 miliar.

NASIONAL | 9 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS