Kepala BNPB Minta Pembakar Hutan Disanksi Tegas
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Kepala BNPB Minta Pembakar Hutan Disanksi Tegas

Kamis, 22 Agustus 2019 | 20:01 WIB
Oleh : Robert Wardy / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo menginginkan adanya sanksi yang tegas kepada para pembakar hutan. Alasannya, kejadian kebakaran hutan sudah sering terjadi tiap tahun. Tanpa ada tindakan tegas dan luar biasa menurutnya kebakaran hutan bisa terjadi tiap tahun, tanpa berhenti.

“Kita sangat berharap ada sanksi yang tegas. Saya sudah sampaikan kepada ibu Menteri Kehutanan, di samping sanksi hukum juga ada upaya mencabut izin. Masa setiap tahun kita begini terus,” kata Doni di Jakarta, Kamis (21/8/2019).

Ia menjelaskan akibat kebakaran yang terus terjadi tiap tahun, biaya yang dikeluarkan tidak sedikit. Tenaga yang bekerja juga sangat banyak dan melelahkan. Bahkan presiden selalu turun tangan untuk mengatasinya

“Malu kita presiden turun tangan terus. Kita harus bersama-sama semua komponen juga menyuarakan jangan membakar,” tutur mantan Komandan Paspamres ini.

Menurutnya, pada tahun ini ada fenomena baru yaitu banyak titik api muncul di Propinsi NTT. Bahkan titik api terbanyak ada di NTT saat ini. Namun kebakaran di NTT tidak menimbulkan asap yang pekat. Pasalnya yang terbakar hanya ilalang.

“Walaupun besar di NTT di bawahnya kan karang, kena air habis dia. Tapi kalau gambut 100 hektare kedalamannya 20 meter, air surut sekian meter habis semua terbakar. Memadamkannya sulit. Kita sudah buktikan sekian unit helikopter apinya tidak padam,” tegasnya



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ditanya Ibu Kota Baru Berada di Kaltim, Presiden: Masih Tunggu Kajian

Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menutup rapat lokasi persis ibu kota baru.

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Mendagri Usulkan Ibu Kota Baru Tidak Jadi Daerah Otonom Baru

Ibu kota baru itu nantinya tidak akan berbentuk daerah khusus ibu kota seperti yang disandang Jakarta saat ini.

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Mendagri Jamin Pelayanan Publik di Papua dan Papua Barat Tetap Berjalan

Tjahjo meminta kepada kepala daerah di Papua dan Papua Barat melarang aparatur sipil negara (ASN) di daerah masing-masing untuk turun ke jalan.

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Mahasiswa Papua: Rasa Sakit Hati Masyarakat Papua, Obatnya Presiden Jokowi

"Luka yang sudah mendarah di sana dan obatnya itu adalah bapak Presiden Joko Widodo" ujar Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Papua Barat di Makassar.

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Mendagri Minta Gubernur Papua dan Papua Barat Berdialog dengan Gubernur Jatim

Dialog antar gubernur penting untuk mencari titik temu terkait persoalan yang terjadi belakangan ini.

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Hak Jawab Jo'mari Flobamora

Jo'mari Flobamora memberikan hak jawab atas berita berjudul "TKN Bantah Terkait dengan Jomari Flobamora".

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Sudah Kondusif, Penjagaan di Papua Barat Masih Dilakukan

Aktivitas perekonomian dan pendidikan yang sudah kembali normal. Sejumlah toko dan pasar yang sebelumnya ditutup, kini sudah kembali dibuka.

NASIONAL | 22 Agustus 2019

IPW: Polisi Jadi Pimpinan KPK Bukan Hal Baru, Tak Perlu Panik

Kenapa KPK menolak untuk memberikan sejumlah dokumen yang dibutuhkan BPK untuk mengaudit keuangan lembaga antirasuah itu,

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Gubernur Sumut Ultimatum Perusahaan di Sekitar Danau Toba

Pembangunan Danau Toba sebagai destinasi wisata internasional dipastikan mendatangkan wisatawan.

NASIONAL | 22 Agustus 2019

Anak Eks KPU Nias Utara Diduga Dibunuh

Polisi yang melakukan penyelidikan menemukan sejumlah luka, salah satunya di bagian belakang kepala korban

NASIONAL | 22 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS