Razia Kendaraan di Tikungan dan Jembatan Layang Dinilai Tidak Aman
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Razia Kendaraan di Tikungan dan Jembatan Layang Dinilai Tidak Aman

Sabtu, 26 September 2020 | 13:22 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Razia atau pemeriksaan kendaraan bermotor harus pada tempat atau lokasi yang aman. Razia di tikungan dan fly over mengganggu keamanan, keselamatan, kelancaran, dan ketertiban, berlalu lintas (kamseltibcar lantas).

Pemerhati masalah transportasi Budiyanto mengatakan, razia atau pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan baik secara berkala maupun insidental adalah amanah undang-undang.

"Hanya yang mungkin perlu diperhatikan adalah hal-hal teknis sehingga pemeriksaan atau razia tidak mengganggu keamanan, kelancaran, dan keselamatan berlalu lintas dan dari aspek hukum dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengn hukum yang berlaku," ujar Budiyanto, Sabtu (26/9/2020).

Dikatakan Budiyanto, sesuai dengan Pasal 264 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009, pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan dilakukan oleh petugas Polri dan penyidik pegawai negeri sipil di bidang lalu lintas dan angkutan jalan.

"Pada Pasal 21 Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2012, pemeriksaan kendaraan di jalan secara berkala dan insidental dilakukan di tempat dan dengan cara yang tidak mengganggu keamanan, ketertiban, kelancaran, dan keselamatan berlalu lintas," ungkapnya.

Semisal, kata Budiyanto, di tikungan atau fly over. Pemeriksaan yang dilakukan di tikungan akan sangat mengganggu keamanan, kelancaran, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas.

"Demikian juga di fly over yang dibangun dalam rangka untuk menciptakan keamanan, kelancaran, dan keselamatan berlalu lintas. Razia yang dilakukan di fly over akan mengambil badan jalan berarti keamanan, kelancaran, dan keselamatan berlalu lintas akan terganggu," katanya.

Budiyanto menegaskan, melakukan pemeriksaan dan razia di tikungan dan fly over berarti tidak sejalan dengan regulasi yang mengatur dalam rangka kamseltibcar lantas.

"Selain itu, pada saat melaksanakan razia atau pemeriksaan supaya diberikan tanda atau plang operasi, dipasang dengan jarak kurang lebih 50 meter sebelum pemeriksaan. Apabila dilaksanakan pada lokasi jalan yang diberlakukan dua arah, tanda tersebut harus dipasang sebelum dan sesudah lokasi operasi," jelasnya.

Menurut Budiyanto, pada prinsipnya pelaksanaan razia atau operasi bisa dilaksanakan pada siang atau malam hari. Perbedaannya apabila dilaksanakan malam hari harus lebih menjaga keamanan dan keselamatan, menempatkan tanda yang mengatur adanya pemeriksaan, memasang isyarat bercahaya kuning, dan petugas memakai rompi yang memantulkan cahaya.

"Dari aspek hukumnya agar pelaksanaan razia atau pemeriksaan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, petugas supaya menggunakan seragam yang telah ditentukan dan dibekali surat perintah tugas," katanya.

Budiyanto melanjutkan, pelaksanaan pemeriksaan atau razia kendaraan bermotor di jalan akan berjalan dengan baik apabila perencanaan dipersiapkan dengan baik pula sehingga tujuan pemeriksaan bisa tercapai.

"Tujuan pemeriksaan atau razia antara lain terpenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, terpenuhinya kelengkapan dokumen registrasi identifikasi pengemudi, serta dokumen perizinan dan kelengkapan kendaraan bermotor, dan mendukung pengungkapan pemeriksaan tindak pidana," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Melonjak, Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah melaporkan, dalam sehari kasus Covid-19 bertambah 56 orang

MEGAPOLITAN | 26 September 2020

Pemprov DKI Tutup 96 Perusahaan Selama PSBB

Dari 96 perusahaan tersebut, kata Andri, terdapat 41 perusahaan ditutup karena melanggar protokol kesehatan.

MEGAPOLITAN | 26 September 2020

Imbas Ketua DPRD Bogor Positif Covid-19, 30 Wartawan Isolasi Mandiri

Pada Kamis (24/9/2020) ia menghadiri peresmian kegiatan Ruang Jurnalisme Kelompok Wartawan DPRD Kabupaten Bogor di Kantor Sekretariat Pokwan, Cibinong.

MEGAPOLITAN | 26 September 2020

Dinkes DKI Beberkan Alasan Larangan Makan di Tempat

Saat orang makan, maka akan melepas masker yang berpotensi menyebabkan penularan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 26 September 2020

BMKG Prediksi Sebagian Jakarta Cerah Berawan

Pada malam hari, seluruh DKI akan cerah berawan seperti Jakarta Pusat, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur cerah berawan.

MEGAPOLITAN | 26 September 2020

DKI Siapkan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat

Ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebelum dialirkan ke badan air.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Salah Sasaran, Larangan Dine In di Mal

"Kami yang sudah menjalankan protokol kesehatan ketat dilarang, tetapi yang di pinggir jalan malah dibiarkan,” ujarnya.

MEGAPOLITAN | 26 September 2020

PSI Dorong Bansos dalam Bentuk BLT

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendorong agar pemberian bantuan sosial (bansos) dilakukan dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT)

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Praktik Aborsi di Percetakan Negara, Klinik dan Dokter Tidak Miliki Izin

Klinik hingga dokter di Jalan Percetakan Negara III yang melakukan patik aborsi ilegal tidak mengantongi izin.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto Positif Covid-19

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, dilaporkan positif terinfeksi Covid-19. Rudy dinyatakan positif berdasarkan hasil tes secara mandiri.

MEGAPOLITAN | 25 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS