INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Pekerja dan Pengusaha Tempat Hiburan Malam Tuntut Anies Buka Tempat Usaha

Selasa, 21 Juli 2020 | 17:12 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Para Pekerja dan pengusaha tempat hiburan malam di Jakarta melakukan unjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta menuntut Gubernur DKI Anies Baswedan untuk membuka tempat usaha hiburan malam. Selama 4 bulan ditutup, para karyawan dan keluarganya sudah mulai mengalami kesusahan dalam memenuhi kebutuhan hidup.

"Kami tuntut agar tempat usaha kami segera dibuka," kata Ketua Asosiasi Hiburan Jakarta (Asphija) Hana Suryani saat demo tersebut, Selasa

Hana mengatakan puluhan ribu karyawan yang bekerja di tempat hiburan malam sudah menjadi pengangguran dan mengalami kesusahan memenuhi kebutuhan keluarganya. Cerita-cerita sedih, kata dia, sudah dialami para karyawan, seperti tidak sanggup membayar sewa kontrak rumah, diusir dari kontrakan, tidak mampu membayar sekolah anak, membayar cicilan kendaraan, dan tidak dapat membeli makanan.

"Usaha hiburan juga sudah mengeluh. Pengusaha-pengusaha sudah rugi dan gulung tikar. Banyak pengusaha yang sudah tidak mampu membayar sewa gedung dan rukonya sehingga harus menutup tempat usahanya. Dan yang bertahan pun harus mengeluarkan biaya-biaya," ungkap dia.

Baca Juga: DPRD DKI Minta Pengusaha Hiburan Malam Paham Risiko Bahaya Covid-19

Apalagi, menurut Hana, kebijakan Pemprov DKI tidak adil ketika tempat usaha lain sudah diperkenankan dibuka. Padahal, kata Hana, tempat-tempat usaha lain juga berpotensi menjadi tempat penularan.

"Di mana keadilan buat kami? Kami hanya disuguhkan dengan kepanikan dan kecemasan. Justru ini yang membuat kami tidak sehat. 94 persen pasien Covid 19 bisa sembuh, lalu bagaimana nasib puluhan ribu karyawan yang kelaparan dan jangan lupa kelaparan bisa menyebabkan kematian," keluh Hana.

Hana menegaskan pekerja dan pengusaha tempat hiburan malam sebenarnya sangat siap mengikuti protokol kesehatan jika tempat usaha dibuka. Namun, kata dia, sayangnya selama ini, pihaknya tidak pernah diajak bicara dan diskusi untuk mencarikan solusi terbaik bagi hiburan malam di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga: Pemprov DKI Diminta Kaji Matang Sebelum Tempat Hiburan Malam Dibuka Lagi

"Himbauan dan diskusi tidak pernah diciptakan dalam rangka mencari solusi terbaik buat semua pihak. Yang ada usaha hiburan selalu disudutkan oleh tuduhan negatif tentang pelanggaran yang kami tidak perbuat, karna usaha kami saja belum buka," pungkas dia.

Para peserta ujuk rasa kompak mengenakan baju berwarna putih. Mereka juga umumnya mengenakan masker, namun jaga jarak aman sulit dilakukan. Mereka juga membawa sejumlah poster dan spanduk yang intinya meminta Gubernur DKI Anies Baswedan dan Pemprov DKI segera membuka usaha mereka dan memberikan keadilan. Mereka siap membuka usaha hiburan malam dengan protokol kesehatan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KBM Tatap Muka di Kota Bekasi Tunggu Rekomendasi Kemdikbud

Pemkot Bekasi masih menunggu keluarnya rekomendasi dari Kemdikbud terkait kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Kematian Editor Metro TV, di Pisau Hanya Ada Sidik Jari Korban

Hasil pemeriksaan laboratorium forensik, pada pisau yang ditemukan dekat jenazah hanya ada sidik jari korban.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Polisi Tangkap 7 Pengedar Ganja Jaringan Kampus

Dalam sehari, mereka mampu menjual 1/2 kg ganja dengan sistem paket kepada mahasiwa.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Tidak Pakai Sekat, Ojek Online di Kota Bogor Akan Kena Sanksi

Berdasarkan pengamatan, masih banyak ojek online di Kota Bogor yang belum mematuhi protokol kesehatan terkait penyediaan sekat.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Pemprov DKI Kumpulkan Rp 1,6 Miliar dari Sanksi Denda Pelanggaran selama PSBB

Pemprov DKI memberikan sanksi denda terhadap orang perorangan maupun terhadap tempat usaha atau perkantoran yang melakukan pelanggaran PSBB.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Jasa Marga Optimistis Tol Serpong-Cinere Rampung Oktober 2020

Jasa Marga optimistis pembangunan Jalan Tol Serpong-Cinere selesai tepat waktu.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

DPRD DKI Minta Pengusaha Hiburan Malam Paham Risiko Bahaya Covid-19

Penundaan pembukaan usaha hiburan malam demi kepentingan mereka sendiri, jika terjadi klaster baru di tempat itu yang akan dirugikan mereka sendiri.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Polisi Tangkap Ayah Aniaya Anak Tiri Hingga Tewas

Tersangka ditangkap di tempat persembunyiannya dekat kawasan Stasiun Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (15/7/2020) lalu.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Bagikan 5.000 Paket Sembako, Forkabi Kedepankan Semangat Kebersamaan

Forkabi bekerja sama dengan Kementerian Sosial (Kemsos) memberikan bantuan sembako pada para kader, simpatisan, Satgas dan Srikandi Forkabi.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020

Ruko Terbakar di Penjaringan, 2 Orang Tewas

Korban meninggal atas nama Sandi (63) pemilik ruko, dan ibu Darsiah (45) pembantu rumah tangga.

MEGAPOLITAN | 21 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS