Gerbang Tol Sawangan 4 Bikin Macet, Wali Kota Depok Meradang
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Gerbang Tol Sawangan 4 Bikin Macet, Wali Kota Depok Meradang

Rabu, 8 Juli 2020 | 17:06 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / CAH

Depok, Beritasatu.com - Operasional Gerbang Tol Sawangan 4 pada Tol Desari seksi II yang berada di Jalan Raya Sawangan membuat kemacetan panjang di ruas jalan tersebut. Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, ada beberapa kesepakatan yang seharusnya dilakukan terlebih dahulu oleh pihak kontraktor sebelum gerbang tol dibuka untuk kelancaran arus lalu lintas.

"Pihak kontraktor sudah melakukan audiensi dengan kami dan kami memberikan masukan-masukan. Ada beberapa hal yang harus dilengkapi dari sisi analisis dampak lalu lintas. Antaralain terutama di pintu keluar tol, karena posisi keluar tol ada yang belok ke kanan ke arah Bojongsari dan ke kiri ke arah Jalan Margonda Raya," ujar Idris di Depok, Jawa Barat, Rabu (8/7/2020).

Selain itu, lanjut Idris, traffic light yang tepat berada di depan pintu masuk dan keluar tol harusnya terkoneksi dengan Area Traffic Control System (ACTS) milik Pemkot Depok, agar nantinya durasi traffic light bisa dikendalikan dan waktunya lebih lama.

"Jadi, nanti ketika ada kemacetan adanya di jalan tol, bukan di Jalan Raya Sawangan, itu arahan kami dari awal," tutur Idris.

Selain itu, Idris juga telah meminta pihak kontraktor untuk segera memindahkan Kantor Kelurahan Rangkapan Jaya yang berada persis di pinggir jalan tol. Dengan harapan, kata dia, ketika nanti dibongkar bisa dijadikan jalan alternatif dan mampu menampung kapasitas kendaraan.

Baca Juga: Dukung Konektivitas Kawasan Metropolitan Jabodetabek, Tol Desari Seksi II Brigif - Sawangan Dibuka

"Mereka sudah setuju dan akan dikontrakkan sementara ke tempat lain, namun sampai saat ini belum terelaisasi. Itu jalan tol kan koordinasinya antara kementerian dan pihak kontraktor, namun tolong kami sebagai kepala daerah memiliki kepentingan, warganya warga kami, macetnya adalah wajah kami juga. Makanya kami terima audiensi, komitmen itulah yang harusnya dilaksanakan," tegas Idris.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana menambahkan, keberadaan tol harus memberi dampak positif terhadap layanan transportasi, pembangunan daerah dan kegiatan warga, bukan sebaliknya.

"Untuk itu perlu sinergi pusat daerah, baik dalam perencanaan maupun pelaksanaannya," kata Dadang.

Dikatakannya, masih banyak yang harus dipenuhi dalam pembangunan tol, terutama on off ramp Sawangan.

"Kewajiban investor dan pusat, sesuai Andalalin adalah melebarkan jalan hingga ke Simpang Kodim dan Simpang Parung Bingung. Ini adalah kebutuhan yang harus diprioritaskan. Jika tidak, maka on off ramp Sawangan akan menjadi titik kemacetan baru," ujar Dadang.

Lebih lanjut dia mengatakan, pada saat audiensi dengan Wali Kota Depok Mohammad Idris, sebelum dibuka akan diselesaikan dulu komitmen pembangunan kantor Kelurahan Rangkapanjaya.

"Tapi ini tiba-tiba mendadak akan dibuka, padahal msih banyak hal yang belum diselesaikan. Tolnya mungkin sudah laik fungsi, tapi area sekitar on off ramp Sawangan di Jalan Raya Sawangan belum memenuhi syarat Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL)," ungkap Dadang.

Dishub Kota Depok pun akan menyurati Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) karena peresmian pembukaan pintu Tol Sawangan 4 pada Jumat 3 Juli 2020 itu, tidak ada manajemen rekayasa lalu lintasnya.

"Sekarang kondisinya begitu, pasca diresmikan tambah macet. Saya belum bisa berkomentar banyak soal ini, BPTJ rencananya akan melakukan pertemuan terkait ini dalam minggu ini. Kita tunggu saja," ujar Dadang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Rusun di Kota Bogor Diubah Jadi Ruang Isolasi Covid-19

Rusun Menteng Asridi Bogor Barat dan Cibuluh diubah dan dipersiapkan untuk ruang isolasi pasien Covid-19.

MEGAPOLITAN | 8 Juli 2020

Kemhub Resmi Atur Penggunaan Sepeda Listrik, Ini Ketentuannya

Sepeda listrik dapat dioperasikan di trotoar dengan kapasitas memadai dan memperhatikan keselamatan pejalan kaki.

MEGAPOLITAN | 8 Juli 2020

Diduga Melompat, Perempuan Tewas di Hotel All Season Tanah Abang

Seorang perempuan berinisial S (32), diduga melompat dan jatuh tergeletak dengan kondisi meninggal dunia, di atap lobi Hotel All Season, Tanah Abang.

MEGAPOLITAN | 8 Juli 2020

500 Orang Ikuti Tes Cepat AGP di GOR Otista

Jika ada masyarakat yang reaktif, jangan dijauhi dan justru harus didukung agar mau berobat sehingga bisa lekas pulih.

MEGAPOLITAN | 8 Juli 2020

Polisi Selidiki Pelaku Vandalisme di JPO Gelora Bung Karno

Polisi melakukan penyelidikan terkait aksi vandalisme berupa corat-coret menggunakan cat semprot, di JPO Gelora Bung Karno.

MEGAPOLITAN | 8 Juli 2020

Budidaya Maggot, Pemkot Tangerang Jaga Kelestarian Lingkungan

Setiap hari 1 ton sampah rumah tangga atau sampah organik dari Kota Tangerang

MEGAPOLITAN | 8 Juli 2020

Remaja Tewas Dililit Ular di Serpong

Korban tewas setelah dililit ular yang disebut berukuran sebesar paha orang dewasa dengan panjang sekitar 4 meter.

MEGAPOLITAN | 8 Juli 2020

Limbah Medis di Bekasi Dibuang pada Malam Hari

Tidak ada penampungan khusus limbah medis

NASIONAL | 8 Juli 2020

Ini Protokol Kesehatan yang Wajib Diterapkan di Bioskop

Pemprov DKI meminta manajemen, karyawan, dan pengunjung agar tetap mematahui protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di bioskop.

MEGAPOLITAN | 7 Juli 2020

Djoko Tjandra Kantongi KTP, Ini Penjelasan Lurah Grogol Selatan

Lurah Grogol Selatan mengatakan, Djoko Tjandra bisa mengantongi KTP elektronik karena identitasnya masih tercatat di sistem Kependudukan dan Catatan Sipil.

MEGAPOLITAN | 7 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS