Tangkap Pengedar di Tambora, Polisi Sita Belasan Paket Sabu
INDEX

BISNIS-27 475.43 (1.56) | COMPOSITE 5239.25 (8.44) | DBX 942.586 (3.09) | I-GRADE 144.073 (0.48) | IDX30 452.114 (0.96) | IDX80 117.485 (0.01) | IDXBUMN20 304.584 (-1.03) | IDXG30 122.866 (0.56) | IDXHIDIV20 403.689 (1.47) | IDXQ30 132.106 (0.2) | IDXSMC-COM 215.133 (-0.89) | IDXSMC-LIQ 255.556 (-1.51) | IDXV30 109.857 (-1.2) | INFOBANK15 865.729 (4.79) | Investor33 393.055 (1.58) | ISSI 152.239 (-0.26) | JII 564.942 (-0.02) | JII70 190.105 (-0.16) | KOMPAS100 1059.8 (3.26) | LQ45 825.804 (1.41) | MBX 1459.88 (2.01) | MNC36 298.184 (1.34) | PEFINDO25 269.462 (-4.26) | SMInfra18 256.042 (-0.93) | SRI-KEHATI 333.768 (1.39) |

Tangkap Pengedar di Tambora, Polisi Sita Belasan Paket Sabu

Selasa, 31 Maret 2020 | 16:10 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / Iman Rahman Cahyadi

Jakarta, Beritasatu.com - Polsek Tambora menangkap pengedar narkotika berinisial HB alias E (30), dan menyita belasan paket hemat sabu-sabu seberat 2,8 gram, di kamar indekos, Jalan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (30/3/2020) kemarin.

"Kami mengamankan barang bukti sebanyak 11 paket sabu dengan berat 2,8 gram," ujar Kapolsek Tambora Kompol Iverson Manossoh, Selasa (31/3/2020).

Dikatakan Iverson, penangkapan tersangka HB bermula dari informasi masyarakat terkait peredaran narkotika di lokasi. Selanjutnya, penyidik melakukan penyelidikan dan melihat gerak-gerik mencurigakan dari pelaku, serta banyak orang yang tak dikenal warga sekitar datang ke kamar indekos korban.

"Pada saat diamankan, tersangka menyimpan barang bukti di dalam lemari pakaian," ungkapnya.

Iverson menuturkan, berdasarkan keterangan tersangka mendapatkan barang haram itu dari seseorang yang masih dalam pengejaran, di kawasan Cililitan, Jakarta Timur.

"Dia beli dengan harga Rp 3,3 juta. Kemudian dijual kepada orang lain dengan keuntungan per paket Rp 25.000," katanya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Cegah Corona, Operasional Bus AKAP di DKI Harus Dihentikan

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, setuju dengan rencana kebijakan menghentikan operasi bus AKAP dan bus pariwisata dari dan ke Jakarta.

MEGAPOLITAN | 31 Maret 2020

Dokter Agus Taolin: Cegah Covid-19, Masyarakat Harus Dukung Pemerintah

Berita hoax itu tidak hanya merugikan dia secara pribadi, tetapi juga keluarga, pasien, dan rekan-rekan sejawatnya.

MEGAPOLITAN | 31 Maret 2020

Jasa Marga Tak Lagi Fungsikan Akses Keluar Rawa Bokor Tol Sedyatmo

Mulai tanggal 1 April 2020 pukul 06.00 WIB, akses keluar Rawa Bokor Jalan Tol Sedyatmo (Bandara) tidak lagi difungsikan.

MEGAPOLITAN | 31 Maret 2020

Positif Virus Corona, Wali Kota Bogor Bima Arya Berangsur Pulih

Wali Kota Bima Arya dilaporkan berangsur pulih setelah terinfeksi virus corona (Covid-19) tetapi belum bisa kembali memimpin Kota Bogor.

MEGAPOLITAN | 31 Maret 2020

Imbas Covid-19, Ragunan Revisi Target Pengunjung

Kebun Binatang Ragunan telah melakukan penutupan layanan kunjungan sejak 14 Maret hingga 12 April 2020.

MEGAPOLITAN | 31 Maret 2020

Pemkab Bogor akan Sekat Warga DKI yang ke Puncak

Bupati Bogor Ade Yasin menilai keberadaan vila di Puncak berpeluang digunakan warga Jakarta untuk bermigrasi.

MEGAPOLITAN | 31 Maret 2020

Akses Keluar Rawa Bokor Tol Bandara Ditutup

Lalu-lintas yang keluar dari Jalan Tol Sedyatmo menuju Rawa Bokor dialihkan keluar melalui akses keluar Tegal Alur.

MEGAPOLITAN | 31 Maret 2020

Pemkot Tangerang Selatan Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana

Hampir 50 persen warga Kota Tangerang Selatan bekerja di Jakarta, Depok, dan Bogor.

NASIONAL | 31 Maret 2020

Penyebaran Corona Mengkhawatirkan, Anies Minta Jokowi Karantina DKI

Anies sudah mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi agar pemerintah pusat segera melakukan karantina Jakarta.

MEGAPOLITAN | 31 Maret 2020

Pria Sakit di SPKT Polda Metro Alami Darah Tinggi Bukan Covid-19

Setelah dilakukan pemeriksaan, korban bukan terjangkit virus "corona" (Covid-19) yang sedang mewabah, melainkan sakit darah tinggi dan diabetes.

MEGAPOLITAN | 30 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS