Nusantara Fashion Festival 2020 Hadirkan Kolaborasi 300 UMKM dan Pegiat Mode
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Nusantara Fashion Festival 2020 Hadirkan Kolaborasi 300 UMKM dan Pegiat Mode

Sabtu, 8 Agustus 2020 | 14:10 WIB
Oleh : Indah Handayani / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Setiap sektor dan industri merasakan efek domino yang terjadi karena pandemi Covid-19, salah satunya adalah industri mode. Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Salah satunya adalah Nusantara Fashion Festival (NUFF) 2020, sebuah perhelatan mode virtual terbesar pertama di Indonesia dan berkolaborasi dengan lebih dari 300 UMKM serta pegiat industri mode digelar pada 1 - 31 Agustus 2020.

Dengan menghadirkan karya 75 karya perancang, label dan UMKM mode dalam Virtual Fashion Show, lebih dari 50 pembicara dalam Fashion Talks dan produk kolaborasi spesial desainer dan brand lokal yang akan dihadirkan dalam Charity Auction.

Direktur Konsumer Bank BRI Handayani mengatakan BRI mendukung penuh kegiatan ini, salah satu tujuannya adalah membantu UMKM berjuang di tengah pandemi Covid-19. Keterlibatan UMKM dalam kegiatan ini dengan harapan dapat menjadi sarana promosi sekaligus membantu penjualan produk lokal buatan Indonesia. Hal itu mengingat salah satu sektor industri padat karya dengan ekosistem luas yang terkena dampak pandemi adalah mode.

UMKM mode saat ini telah bertransformasi dan sangat beragam mulai dari pengrajin kain tradisional sampai dengan label lokal modern.

“Kondisi saat ini menuntut adanya inovasi-inovasi untuk membantu industri mode terus bertahan,” jelas dalam keterangan pers diterima Sabtu (8/8/2020).

Ben Soebiakto, CEO Samara Media & Entertainment, menambahkan dengan menggandeng lebih dari 300 kolaborator dan mengusung konsep virtual, festival ini menghadirkan pengalaman mode yang dikemas secara digital bagi pecinta mode. Mempersembahkan karya kolaborasi lintas profesi dari industri kreatif untuk menampilkan sinematografi serta panggung virtual terbaik untuk pengalaman menyaksikan kreasi mode yang tak terlupakan. Selama penyelenggaraan acara NUFF 2020 juga berbagi edukasi dan berdiskusi terkait industri mode bersama tokoh – tokoh ternama.

Tidak hanya itu, lanjut dia, Gelaran NUFF 2020 bertujuan untuk memperlihatkan talenta dan karya pegiat mode serta kualitas produk UMKM Indonesia. Selain itu juga sebagai bukti bahwa ekosistem digital dapat menjadi media untuk berkolaborasi dan mempresentasikan karya mode. NUFF 2020 sebagai festival mode virtual terbesar pertama Indonesia akan mempersembahkan inovasi digital terbaru.

“Kami menghadirkan konsep ekosistem online yang terintegrasi, mulai dari live streaming sampai e-commerce, yang dapat dimanfaatkan sebagai platform bagi UMKM serta pelaku industri mode untuk bertemu, berkolaborasi, dan bertumbuh.

Leonard Theosabrata, Direktur SMESCO Indonesia (Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM) menambahkan “Industri mode memiliki rantai ekosistem yang sangat luas. Menghadapi masa pandemi saat ini UMKM dihadapkan dengan tekanan yang besar. Hadirnya NUFF 2020 dapat menjadi angin segar bagi pelaku UMKM yang saat ini membutuhkan dukungan untuk memperlihatkan eksistensi diri dan juga mempresentasikan karyanya.

“Untuk mendorong kebangkitan ekonomi dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak, tidak hanya pemerintah namun juga masyarakat berkontribusi dalam gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia dengan menggunakan produk dalam negeri,” tutupnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Naisha Buka Peluang Usaha di Masa Pandemi Covid-19

Naisha membuka sistem reseller untuk membantu mereka yang ingin memiliki usaha sendiri ataupun penghasilan tambahan tanpa modal besar.

GAYA HIDUP | 7 Agustus 2020

Deteksi Microbiome Kulit, Nusantics Perkenalkan Biome Scan

Sharlini Eriza Putri selaku co-founder dan CEO Nusantics mengatakan, layanan biome scan ini prinsipnya sama dengan swab test, tetapi dilakukan di kulit wajah.

GAYA HIDUP | 7 Agustus 2020

Tren Belanja Produk Kecantikan Tumbuh di Masa Pandemi

Watsons Indonesia kembali menggelar festival belanja daring.

GAYA HIDUP | 6 Agustus 2020

Bisnis Jajanan Jagung Manis Moncer di Masa Pandemi

NakGung berhasil mengembangkan 40 kedai di 17 kota di Indonesia.

GAYA HIDUP | 6 Agustus 2020

Budidaya Madu Trigona Jadi Primadona di Masa Pandemi

Trigona mengajak masyarakat dan peternak lebah mandiri untuk menjalankan budidaya lebah trigona.

GAYA HIDUP | 6 Agustus 2020

Trik Tak Pakai Gadget Terus Menerus Selama Anak Belajar Daring

anak-anak tidak boleh lebih dari dua jam berturut-turut menggunakan gadget meskipun saat ini belajar online. Anak butuh bermain berinteraksi dengan teman-temannya dan juga butuh istirahat atau tidur cukup supaya tumbuh dan berkembang secara optimal

GAYA HIDUP | 6 Agustus 2020

Jokowi Minta Kementerian Berani Tentukan Bandara Berpotensi Hub Internasional

Jokowi minta kementeriannya lebih berani menentukan bandara untuk hub internasional baru sesuai karakteristik masing-masing wilayah.

GAYA HIDUP | 6 Agustus 2020

Sepekan Dibuka, Kunjungan Wisatawan ke Bali Perlahan Meningkat

Sepekan dibuka, kunjungan wisatawan ke Bali meningkat.

GAYA HIDUP | 5 Agustus 2020

Bali Ketat Terapkan CHSE untuk Memikat Wisman

Menerapkan protokol kesehatan dengan benar menjadi kunci utama mempersiapkan diri menghadapi kunjungan wisman pascapandemi.

GAYA HIDUP | 5 Agustus 2020

GS Food Street Jadi Lokasi Wisata Kuliner Baru di Tangerang Selatan

Ada 50 lapak kuliner tersaji di GS Food Street yang menyuguhkan berbagai ragam masakan ala barat dan Asia.

GAYA HIDUP | 5 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS