Kasus Baru Covid-19, 14 Juta Warga Wuhan Akan Jalani Pengujian Massal
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Kasus Baru Covid-19, 14 Juta Warga Wuhan Akan Jalani Pengujian Massal

Selasa, 12 Mei 2020 | 21:25 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Wuhan, Beritasatu.com - Belum lama menghirup udara kebebasan, warga Kota Wuhan di Tiongkok, tempat virus corona (Covid-19) pertama kali ditemukan harus bersiap kembali menghadapi ancaman baru. Sebanyak 14 juta warga Wuhan direncanakan akan melakukan pengujian massal setelah ditemukannya kasus positif Covid-19 di beberapa penduduk dalam sepekan terakhir.

Kantor Pusat Pencegahan Epidemi Covid-19 Wuhan memerintahkan agar seluruh warga Wuhan melakukan pengujian dalam 10 hari terakhir mulai hari Selasa (12/5/2020) pukul 00.00 malam waktu setempat.

Keputusan itu diambil setelah seorang warga Wuhan dinyatakan positif mengidap virus itu pada hari Sabtu. Setelah diagnosisnya dikonfirmasi, 5.000 orang dari kompleks tempat tinggalnya dites dan lima orang yang terinfeksi ditemukan.

Wang Zhonglin, sekretaris Partai Komunis Tiongkok Wuhan, mengatakan bahwa kotanya perlu memperluas pengujian dengan cepat.

"Kita harus menyadari secara mendalam bahwa pencapaian yang menentukan tidak berarti kemenangan yang menentukan, dan bahwa menurunkan tanggap darurat tidak berarti menurunkan pertahanan," kata Wang.

Wuhan sebelumnnya telah mulai membuka kembali ekonominya dan memungkinkan penduduk untuk kembali ke kehidupan yang lebih normal setelah berbulan-bulan di bawah langkah-langkah ketat untuk mengekang penyebaran virus baru. Para ahli kesehatan telah berulang kali memperingatkan tentang wabah baru serta kemungkinan gelombang infeksi kedua saat kota dan wilayah mulai dibuka kembali.

Wuhan menjadi episentrum pertama untuk pandemi Covid-19, meskipun para ilmuwan masih berusaha mengungkap asal mula virus tersebut. Pejabat lokal di kota itu awalnya menutupi wabah tahun lalu, bahkan menahan dokter dan memaksa mereka diam tentang gelombang infeksi.

Sampai hari Selasa (12/5/2020), Tiongkok telah mengonfirmasi 84.011 kasus virus corona baru. Dari mereka yang terinfeksi, 79.208 telah pulih sementara 4.637 telah meninggal.



Sumber:Newsweek


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Di PBB, RI Soroti Pelanggaran HAM di Industri Perikanan

Perlunya Dewan HAM untuk tegas melindungi HAM kelompok rentan yang sering tidak diperhatikan, yaitu ABK di industri perikanan.

DUNIA | 12 Mei 2020

Tiongkok Janji Serius Tangani Kasus ABK Indonesia

Jubir Kemlu RRT menilai beberapa laporan media tidak berdasarkan fakta.

DUNIA | 12 Mei 2020

Korban Tewas Akibat Covid-19 di AS Lampaui Epidemi Pertama AIDS

Kematian di AS, pusat pandemi global, rata-rata mencapai 2.000 per hari sejak pertengahan April.

DUNIA | 12 Mei 2020

Tingkat Pengangguran AS Diprediksi Capai 25%

Menteri Keuangan (Menkeu) Amerika Serikat (AS), Steven Mnuchin, memperkirakan tingkat pengangguran AS telah mencapai 25% selama pandemi virus korona (Covid-19).

DUNIA | 12 Mei 2020

Soal Penanganan Covid-19, Jabar Tiru Model Korsel dan Selandia Baru

Provinsi Jawa Barat meniru model penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh Korea Selatan dan Selandia Baru.

DUNIA | 12 Mei 2020

Presidennya Remehkan Corona, Ratusan Ribu Rakyat Jadi Korban

Presiden bilang virus corona hanya "flu ringan" dan rakyatnya punya kekebalan alami.

DUNIA | 12 Mei 2020

Tunda Peringatan, WHO Bantah Ditekan Tiongkok

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah membantah "tuduhan palsu" satu laporan media yang menahan informasi tentang virus corona baru setelah tekanan dari Tiongkok.

DUNIA | 12 Mei 2020

Studi: Pasien Covid-19 Bisa Kehilangan 11 Tahun Masa Hidup

Para peneliti dari Universitas Glasgow, Skotlandia, mengeluarkan studi terbaru yang menemukan bahwa para pasien Covid-19 bisa memiliki dampak kesehatan berkepanjangan.

DUNIA | 12 Mei 2020

Memanas! AS Tuduh Hacker Tiongkok Retas Penelitian Vaksin Covid-19

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Zhao Lijian membantah tuduhan itu.

DUNIA | 12 Mei 2020

734 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri

Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa sebanyak 734 WNI telah terpapar Covid-19 di luar negeri.

DUNIA | 11 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS