Mahfud: Silakan Demo Tolak RUU HIP, tetapi Jangan Merusak

Mahfud: Silakan Demo Tolak RUU HIP,  tetapi Jangan Merusak
Mahfud MD. (Foto: Antara)
Robert Wardy / WM Senin, 6 Juli 2020 | 22:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah sudah menyatakan sikap menunda pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi pancasila (HIP). Namun aksi massa penolakan RUU masih terus bergulir di berbagai tempat.

Menanggapi hal tersebut, Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan, tidak akan menghalangi aksi demo yang dilakukan masyarakat. Namun aksi yang dilakukan tidak boleh merusak.

"Jika mau demo tidak apa-apa, itu menunjukan demokrasi tumbuh. Pemerintah tidak akan menghalangi demo. Demo silakan asal jangan destruktif dan ikuti protokol kesehatan,” kata Mahfud, di Jakarta, Senin (6/7/2020).

Mantan Ketua MK ini meminta DPR kembali meminta masukan dari masyarakat terkait RUU tersebut. Sikap pemerintah sudah final yaitu menolak segala tafsir tentang Pancasila seperti dalam RUU tersebut.

Saat ditanya terkait usulan untuk dijadikan rancangan undang-undang Pembinaan Ideologi Pancasila, Mahfud MD menjelaskan, akan membicarakannya lebih lanjut. Pasalnya, ada atau tidak ada undang-undang, BPIP sudah ada.

"Nah kalo sekarang mau ditingkatkan menjadi undang-undang silakan saja. Karena tidak ada yang secara prinsip menentang Ideologi Pancasila. Itu hanya organisasi yang wajib mensosialisasikan dan membumikan Pancasila di dalam kehidupan bernegara, bukan dengan tafsir baru,” tutur Mahfud



Sumber: BeritaSatu.com