Dirjen PAS Gandeng Polri dan BNN Berantas Jaringan Narkoba di Lapas

Dirjen PAS Gandeng Polri dan BNN Berantas Jaringan Narkoba di Lapas
Deklarasi dan komitmen bersama Dirjen PAS dan seluruh stakeholder hukum di wilayah Banten, untuk memerangi peredaran narkotika, Jumat (3/7/2020). (Foto: Beritasatu Photo / Chairul Fikri)
Chairul Fikri / FER Jumat, 3 Juli 2020 | 21:57 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) menggelar apel besar deklarasi dan komitmen bersama Gerakan Anti Narkoba, di Lapas Kelas I Tangerang, Kota Tangerang, Jumat (3/7/2020).

Baca Juga: Oknum Lapas Terlibat Peredaran Narkotika Dipecat

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kemkumham, Reynhard Silitonga, mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya bersama Gerakan Anti Narkoba dalam pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di lingkungan lembaga hukum di wilayah Banten.

"Apel Besar ini sebagai wujud sinergisitas dan komitmen antar lini pemerintah, baik Kemkumham, Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya pemberantasan narkoba," tegas Reynhard.

Menyoal  masih banyaknya kasus narkotika yang digerakkan dari dalam lapas, Reynhard mengungkapkan, pihaknya tak akan pandang bulu terhadap pelaku baik dari sipil maupun petugas lapas yang masih mencoba-coba berada dalam lingkaran jaringan narkoba.

"Siapapun pelakunya maka itu harus dipidana, apalagi ada keterlibatan petugas lapasnya, pasti kita akan tindak tegas," tandas Reynhard.

Baca Juga: Ketua Komisi III Minta Dirjen Benahi Lapas

Sementara itu, Kakanwil Kemkumham Banten, R Andika menegaskan, pihaknya mendukung penuh instruksi pimpinan dalam rencana aksi nasional P4GN.

"Ini adalah upaya dari seluruh jajaran Kemkumham Banten secara efektif dan efisien dalam rangka mencegah, melindungi dan menyelamatkan masyarakat dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba. Untuk itu, diperlukan kepedulian dari seluruh stakeholder dalam upaya pemberantasan narkoba, sekaligus mendorong satgas di masing-masing instansi pemerintah sebagai penggerak P4GN secara mandiri," tandas Andika.

Dalam kegiatan itu, pihak Dirjenpas Kanwil Banten juga memusnahkan barang bukti berupa alat-alat komunikasi yang disita dari beberapa Lapas di wilayah hukum Banten selama Januari - Juni 2020, berupa handphone sebanyak 578 unit, charger handphone sebanyak 266 buah, headset sebanyak 243 buah dan powerbank sebanyak 55 buah.



Sumber: BeritaSatu.com