Ditangkap KPK, Bupati Kutai Timur Miliki Harta Rp 3,1 Miliar

Ditangkap KPK, Bupati Kutai Timur Miliki Harta Rp 3,1 Miliar
Ismunandar. (Foto: kutaitimurkab.go.id)
Fana Suparman / RSAT Jumat, 3 Juli 2020 | 18:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Kutai Timur, Ismunandar dan istrinya Encek UR Firgasih serta sejumlah pihak lain dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, Samarinda, dan Kutai Timur pada Kamis (2/7/2020) malam. Diduga, Ismunandar serta sejumlah pihak itu terlibat transaksi suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

Berdasarkan data dari elhkpn.kpk.go.id, Ismunandar terakhir kali menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 31 Desember 2019 silam. Dalam LHKPN tersebut, Ismunandar tercatat memiliki harta dengan jumlah total Rp 3.148.310.015.

Ismunandar tercatat memiliki 14 bidang tanah yang tersebar di Kutai Timur dan Kota Samarinda dengan nilai mencapai Rp 2.934.272.000. Selain itu, Ismunandar tercatat memiliki alat transportasi berupa mobil Suzuki SB416 Tahun 1997 senilai Rp 40 juta, harta bergerak lainnya Rp 43 juta, serta kas dan setara kas berjumlah Rp 131.038.015. Ismunandar tercatat tidak memiliki utang.

Jumlah harta Ismunandar berbeda dengan harta sang istri yang menjabat Ketua DPRD Kutai Timur. Encek terakhir kali melaporkan hartanya pada 14 April 2020 untuk pelaporan periodik 2019.

Dalam LHKPN tersebut, Encek mengklaim memiliki harta Rp 1.616.382.024. Harta itu terdiri dari tanah seluas 1.172 meter persegi di Kutai Timur dengan nilai Rp 1.465.000.000. Selain itu, Encek memiliki mobil Toyota Rush tahun 2011 dengan nilai Rp 105 juta, serta kas dan setara kas senilai 46.382.024.
Saat ini Ismunandar dan Encek serta sejumlah pihak lain yang turut dibekuk dalam OTT masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK, Jakarta. (F-5)

 



Sumber: BeritaSatu.com