Eks Kepala KPP PMA Jakarta Dihukum 6,5 Tahun Penjara
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Eks Kepala KPP PMA Jakarta Dihukum 6,5 Tahun Penjara

Rabu, 1 Juli 2020 | 20:06 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 6 tahun dan 6 bulan pidana penjara serta denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan terhadap mantan Kepala Kantor Pajak Penanaman Modal Asing (KPP PMA) Tiga Jakarta, Yul Dirga.

Majelis Hakim menyatakan, Yul Dirga terbukti menerima suap sebesar US$18.425, US$14.400, dan Rp 50 juta dari Komisaris PT Wahana Auto Ekamarga (WAE) Darwin Maspolim dan Katherine Tan Foong Ching selaku Chief Financial Officer Wearnes Automotive PTE LTD.

Tujuan pemberian uang agar Yul Dirga dan tiga orang pemeriksa pajak KPP PMA Tiga Jakarta yaitu Hadi Sutrisno, Jumari, dan Muhammad Naim Fahmi menyetujui permohonan lebih bayar pajak (restitusi) yang diajukan PT WAE tahun pajak 2015 dan 2016.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Yul Dirga dengan pidana penjara selama 6 tahun dan 6 bulan dan denda Rp 300 juta bila denda tidak dibayar diganti kurungan selama 3 bulan," kata Ketua Majelis Hakim M Sirajd saat membacakan amar putusan terhadap terdakwa Yul Dirga, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Tak hanya pidana pokok, Majelis Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan terhadap Yul Dirga berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar US$18.425 USD, US$14.400, dan Rp 50 juta selambat sebulan setelah keputusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

Jika dalam jangka waktu tersebut, Yul Dirga tidak membayar uang pengganti, harta bendanya akan disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

"Jika terdakwa tidak memiliki harta benda senilai dimaksud, maka terdakwa akan dipidana selama 2 tahun," kata Hakim.

Putusan terhadap Yul Dirga itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa KPK. Sebelumnya Yul Dirga dituntut hukuman penjara 9 tahun 6 bulan dan denda Rp 300 juta subsider 4 bulan kurungan serta menuntut agar Yul Dirga membayar uang pengganti sebesar US$133.025, Sin$ 49.000 dan Rp 25 juta.

Majelis Hakim mempertimbangkan sejumlah hal dalam menjatuhkan hukuman terhadap Yul Dirga. Untuk hal yang memberatkan, perbuatan Yul Dirga itu dinilai tidak mendukung program pemeirntah mewujudkan pemerintahan yang bersih dari KKN.

Perbuatan Yul Dirga juga dinilai berpengaruh negatif dalam optimalisasi penerimaan negara khusunya sektor pajak. Selain itu, terdakwa Yul Dirga juga telah menikmati hasil perbuatan, berbelit-belit dan tidak mengakui perbuatan.

Sementara untuk hal yang meringankan, Majelis Hakim menilai Yul Dirga telah berlaku sopan selama persidangan dan belum pernah dihukum. Selain itu, dalam menjatuhkan hukuman ini, Hakim Anggota, Joko Subagyo sempat mengajukan dissenting opinion atau berbeda pendapat.

Atas putusan Majelis Hakim, Jaksa Penuntut KPK maupun Yul Dirga menyatakan pikir-pikir.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Percepat Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Bentuk 6 Koordinator Wilayah

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membentuk Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) untuk percepatan penanganan Covid-19.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Dalam 2 Bulan, Ombudsman Terima 1.330 Aduan Soal Penyaluran Bansos

Selama dua bulan berjalan, Ombudsman paling banyak menerima laporan mengenai penyaluran bansos, yakni sebanyak 1.330 laporan

NASIONAL | 1 Juli 2020

Miliki Senjata AK 47, Mantan Napi Kasus Pembunuhan Ditangkap

Mantan narapidana kasus pembunuhan yang menghirup udara bebas pada September 2019 lalu, ditangkap polisi atas kepemilikan senjata serbu jenis AK 47.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Uji Coba Pembukaan, Candi Prambanan Dikunjungi 332 Wisatawan

Sebanyak 332 orang wisatawan mengunjungi Candi Prambanan pada hari pertama uji coba pembukaan kembali, Rabu (1/7/2020).

NASIONAL | 1 Juli 2020

27 Tahun Berkarya, Dompet Dhuafa Konsisten Mengentaskan Kemiskinan

Dompet Dhuafa menapaki usia ke 27 tahun pada Juli 2019 dengan berbagai ragam cerita perjalanan kemanusiaan hingga mampu bertahan dan terus eksis meski ditengah pandemi Covid-19

NASIONAL | 1 Juli 2020

Rusuh di Madina karena Pemerintah Desa Lambat Merespons

Aksi demo ratusan warga Desa Mompang Julu, Kecamatan Penyabungan Utara, Sumatera Utara terjadi karena pemerintah setempat lambat merespons.

NASIONAL | 1 Juli 2020

KPK Minta Imam Nahrawi Laporkan Aliran Dana ke Petinggi Kejagung dan BPK

KPK memersilakan mantan Menpora Imam Nahrawi maupun kuasa hukumnya untuk melaporkan jika mengetahui adanya aliran uang terkait kasus suap dana hibah KONI.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Ancaman Erupsi Merapi Melebar ke Sektor Barat Laut

Dua kali letusan eskplosif 21 Juni 2020 berdampak siginifikan pada perubahan morfologi puncak Gunung Merapi.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Pelaku Streaming Ilegal Aplikasi IPTV Jadi Tersangka

Pelaku "streaming" ilegal aplikasi IPTV atas konten tayangan sepakbola yang berada di daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah ditetapkan sebagai tersangka.

NASIONAL | 1 Juli 2020

Bupati Bogor Cari Oknum yang "Amankan" Pentas Rhoma Irama

Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan tengah mencari oknum aparat yang terlibat "mengamankan" acara khitanan yang menjadi tempat pentas Rhoma Irama.

NASIONAL | 1 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS