Polri Telah Petakan Persoalan Kamtibmas 2021

Polri Telah Petakan Persoalan Kamtibmas 2021
Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono. (Foto: Antara)
Carlos KY Paath / FER Rabu, 24 Juni 2020 | 20:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono mengungkapkan, Polri telah memetakan persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) 2021.

Baca Juga: Polri Tetapkan 69 Tersangka Karhutla Sepanjang 2020

"Dampak pandemi Covid-19 terhadap bidang ekonomi dan sosial, turut memengaruhi situasi kamtibmas,” kata Gatot dengan agenda Rancangan Kerja Anggaran (RKA) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2021 bersama Polri, Kemkumham, dan Kejaksaan Agung, Rabu (24/6/2020).

Gatot menyatakan, potensi penyebaran paham-paham radikalisme, intoleransi, dan unjuk rasa yang mengganggu stabilitas dan keamanan nasional juga menjadi persoalan. Berikutnya, implementasi demokrasi juga berdampak pada keamanan, termasuk globalisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Baca Juga: Polri dan Kemkumham Diminta Efektif Gunakan Anggaran

"Lalu pengedaran dan penyelundupan narkoba, korupsi, kejahatan siber, kejahatan konvensional dengan berbagai modus operandi yang perlu penanganan serius," tegas Gatot.

Gatot menambahkan, potensi konflik sosial, premanisme dan tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat berlatarbelakang ekonomi, dan politik perlu menjadi atensi. Selain itu, perkembangan teknologi digital terkadang dimanfaatkan untuk melakukan kejahatan dan memunculkan kejahatan berdimensi baru.

Baca Juga: PKPU Indosurya, Polri: Tak Kesampingkan Pidana

"Tahun 2021, Polri butuh kesiapan penggelaran operasional dan teknis yang diwujudkan dengan kesiapsiagaan dan ketanggapsegeraan personel dalam menjaga Kamtibmas serta penegakan hukum," tegas Gatot.



Sumber: BeritaSatu.com