Hasil Survei Sebut Kepercayaan Masyarakat Menurun, KPK Jadikan Masukan

Hasil Survei Sebut Kepercayaan Masyarakat Menurun, KPK Jadikan Masukan
Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono)
Fana Suparman / WM Senin, 24 Februari 2020 | 16:06 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Hasil survei sejumlah lembaga menyebut tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin menurun.

Indo Barometer menyebut tingkat kepercayaan masyarakat terhadap KPK berada pada kisaran 81,8% atau peringkat ke empat di bawah TNI, Presiden dan organisasi keagamaan. Padahal, dalam sejumlah survei Indo Barometer sebelumnya, kepercayaan masyarakat terhadap KPK selalu berada pada posisi tiga besar.

Hasil survei Alvara Research Center menyebut kepuasan publik terhadap KPK menurun terutama setelah UU 30/2002 tentang KPK direvisi.

Berdasarkan survei Alvara pada Agustus 2019, KPK berada di posisi kedua tertinggi dengan tingkat kepuasan 80%, sedangkan pada Februari 2020, Lembaga Antikorupsi berada di peringkat kelima dengan tingkat kepuasan hanya 71,1%.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Ketua KPK, Firli Bahuri mengatakan, hasil survei kedua lembaga tersebut menjadi masukan bagi lembaga yang dipimpinnya. Survei tersebut, kata Firli menjadi tolok ukur bagi KPK untuk berbenah.

"Apapun hasilnya kita terima, kita lakulan, kita evaluasi yang mana yang masih kurang, yang mana yang harus diperbaiki," kata Firli usai mengikuti kegiatan Seminar Nasional "Penegakan Hukum Dalam Rangka Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dan Percepatan Pembangunan", di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2020).

Firli mengatakan, hasil survei ini menunjukkan kecintaan masyarakat pada KPK. Untuk itu, KPK bakal terus bekerja keras memberantas korupsi.
Terima kasih. Itu kita jadikan sebagai titik tolok untuk ke depan. Tentu kita harus bekerja keras dan ini juga merupakan kecintaan mereka pada kita, tapi yang pasti begini," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com