Sebulan Lebih Buru Harun Masiku Tanpa Hasil, KPK: Sabar Saja

Sebulan Lebih Buru Harun Masiku Tanpa Hasil, KPK: Sabar Saja
Ali Fikri. ( Foto: Antara )
Fana Suparman / FMB Senin, 10 Februari 2020 | 22:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah sebulan lebih memburu caleg PDIP, Harun Masiku yang menjadi buronan atas kasus dugaan suap proses PAW anggota DPR. Namun, hingga kini, perburuan KPK yang kini dibantu aparat kepolisian di seluruh Indonesia belum juga membuahkan hasil.

KPK meminta publik untuk bersabar atas proses pencarian Harun Masiku. KPK berjanji akan menyampaikan jika memang Harun sudah dibekuk.

"Sabar saja nanti ketika waktunya kami sampaikan. Ditunggu saja teman-teman kalau ada update-nya pasti disampaikan," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri di Gedung KPK, Jakarta, Senin (10/2/2020).

Diberitakan, KPK menetapkan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan; caleg PDIP, Harun Masiku; mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina dan kader PDIP Saeful Bahri sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait PAW anggota DPR. Wahyu dan Agustiani diduga menerima suap dari Harun dan Saeful dengan total sekitar Rp 900 juta. Suap itu diduga diberikan kepada Wahyu agar Harun dapat ditetapkan oleh KPU sebagai anggota DPR menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia. Tiga dari empat tersangka kasus ini telah mendekam di sel tahanan. Sementara, tersangka Harun Masiku masih buron hingga kini.

Sejak KPK menangkap Wahyu Setiawan selaku Komisioner KPU dan tujuh orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (8/1/2020), Harun seolah 'hilang ditelan bumi'. Ditjen Imigrasi sempat menyebut calon anggota DPR dari PDIP pada Pileg 2019 melalui daerah pemilihan (dapil) Sumatera Selatan I dengan nomor urut 6 itu terbang ke Singapura pada 6 Januari 2020 atau dua hari sebelum KPK melancarkan OTT dan belum kembali. Pada 16 Januari Menkumham yang juga politikus PDIP, Yasonna H Laoly menyatakan Harun belum kembali ke Indonesia. Padahal, pemberitaan media nasional menyatakan Harun telah kembali ke Indonesia pada 7 Januari 2020 yang dilengkapi dengan rekaman CCTV di Bandara Soekarno-Hatta. Bahkan, seorang warga mengaku melihat Setelah ramai pemberitaan mengenai kembalinya Harun ke Indonesia, belakangan Imigrasi meralat informasi dan menyatakan Harun telah kembali ke Indonesia. Meski dipastikan telah berada di Indonesia, KPK dan kepolisian hingga kini belum berhasil menangkap Harun Masiku yang telah ditetapkan sebagai buronan atau daftar pencarian orang (DPO).
Ali mengklaim tim tak memiliki kendala dalam memburu Harun. Menurutnya, kendalanya hanya karena tim belum mengetahui keberadaan Harun.



Sumber: Suara Pembaruan