Modus Baru, Sabu-sabu 70 Kg Ditumpuk Ikan Asin

Modus Baru, Sabu-sabu 70 Kg Ditumpuk Ikan Asin
Konferensi pers Direktorat Narkoba Bareskrim mengungkap jaringan narkoba sabu-sabu Malaysia-Riau-Jakarta, Selasa 21 Januari 2020. ( Foto: dok )
Farouk Arnaz / YUD Selasa, 21 Januari 2020 | 22:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Akal bulus DN alias AH (32) dan SB alias KB (34) menyelundupkan sabu dengan tumpukan ikan asin dan kopi tak mempan. Keduanya ditangkap Direktorat Narkoba Bareskrim pada Sabtu 18 Januari 2020 di Tangerang, Banten.

Menurut Wadirtipid Narkoba Bareskrim Polri Kombes Krisno Halomon Siregar ada 70 kg sabu yang disita dari jaringan Malaysia-Riau-Jakarta ini. Dua WNI diatas jadi tersangka dan ditangkap sementara WN Malaysia yang jadi pengendali jaringan ini masih buron.

“Sabu didatangkan dari Malaysia lewat jalur lalu menuju ke Bagan Siapi Api selanjutnya dikirim ke Jakarta melalui ekspedisi. Kemasan sabu dalam teh China tapi ditumpuk dalam ikan asin dan kopi," kata Krisno di Mabes Polri, Selasa (21/1/2020).

Tujuannnya untuk mengecoh apabila barang haram itu kebetulan dideteksi oleh anjing pelacak milik polisi. Namun beruntung polisi yang telah mengikuti sindikat ini berhasil meringkus mereka tanpa perlawanan.

Mereka dijerat Pasal 114 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.



Sumber: BeritaSatu.com