Polisi: Abu Rara Sudah Masuk Radar Densus Sebelum Penusukan

Polisi: Abu Rara Sudah Masuk Radar Densus Sebelum Penusukan
Syahril Alamsyah alias Abu Rara (kanan) saat diamankan polisi setelah menusuk Menko Polhukam Wiranto di Alun Alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis, 10 Oktober 2019. ( Foto: Istimewa )
Farouk Arnaz / JAS Jumat, 11 Oktober 2019 | 14:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri mengatakan jika Syahril Alamsyah alias Abu Rara yang menusuk Menko Polhukam Jenderal (pur) Wirnato saat kunjungan kerja di Pandeglang, Banten Kamis (10/10) sudah ada di radar Densus dan dicari.

“Sejak kelompok Abu Zee tertangkap nama Abu Rara ini sudah muncul. Tapi namanya pelaku teror kan terpisah dengn sel yang aktif yang akan merencanakan aksi teror secara terstruktur dengan menyiapkan bom,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Jumat (11/10/2019).

Apalagi, masih kata Dedi, Abu Rara ini terpisah dengan Abu Zee dan mengontrak rumah di Menes, Pandeglang untuk menghindari pantauan aparat. Dia memang juga siap melakukan amaliah dengan memanfaatkan momentum yang ada.

Untuk diketahui Abu Zee ditangkap di rumahnya kawasan Tambun, Bekasi, Jawa Barat, September lalu. Polisi saat itu mengatakan Abu Zee sempat mengajarkan ilmu bela diri dan menikahkan anggota JAD.

Saat itu Abu Zee diketahui menikahkan empat pasangan anggota JAD. Mereka adalah Asep Roni dengan Sutiyah, Abu Rara dengan Fitria, Devi Rusli Warni dengan Putri, dan Parjo dengan Ummu Farida.

Namun meski mencari Abu Rara, polisi tetap membantah telah kecolongan karena penyerangan di pintu gerbang alun-alun Menes itu terjadi saat pelaku berpura-pura hendak berjabat tangan.

Wiranto diserang karena, seperti polisi, dia juga dianggap tagut alias semacam setan yang perlu diperangi. Namun usai kejadian ini polisi berjanji akan lebih memperketat pengamanan dan SOP.



Sumber: BeritaSatu.com