MK Minta Semua Pihak Hargai Proses Uji Materi UU KPK

MK Minta Semua Pihak Hargai Proses Uji Materi UU KPK
Mahkamah Konstitusi. ( Foto: Antara )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Kamis, 3 Oktober 2019 | 14:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono meminta semua pihak menghargai proses uji materi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hasil revisi di MK. Menurut Fajar, semua pihak silakan mengikuti dan mengawasi jalannya proses uji materi UU KPK tersebut.

"Mestinya, perlu ajakan kepada kita semua untuk menghormati dan mengikuti prosesnya, tunggu saja MK bekerja," ujar Fajar di Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Fajar berharap semua pihak tidak perlu membuat statement yang mendahului putusan MK. Apalagi menaruh ketidakpercayaan kepada MK dalam proses uji materi.

Polemik UU KPK, Wapres Sebut MK Jalan Terbaik

"Jadi, sebaiknya tidak diperlukan statement-statement yang mendahului putusan MK. Kalau pernyataan sebagai sebuah analisis atau prediksi, tidak apa-apa," tandas Fajar.

Lebih lanjut, Fajar mengatakan sampai saat ini belum ada lagi pihak lain yang mengajukan permohonan uji materi atas UU KPK hasil revisi selain 18 orang yang sudah mengajukan uji materi UU KPK ke MK.

Ke-18 orang melakukan uji materi UU KPK hasil revisi karena mereka menilai UU tersebut cacat formil sehingga harus dibatalkan. MK pun telah menggelar sidang pendahuluan uji materi tersebut pada Senin, 30 September yang lalu. Saat itu, majelis hakim MK meminta pemohon untuk memperbaiki permohonan karena belum memiliki objek yang jelas.

MK memberikan tenggat waktu selama 14 hari kerja sejak Senin agar pemohon melengkapi berkas permohonan mereka. Kemudian, kata Fajar, sidang selanjutnya tergantung kepada kapan pemohon menyerahkan perbaikan permohonan. "Bisa saja MK mengagendakan sidang walau belum 14 hari kerja," pungkas Fajar.

Polemik UU Baru, KPK Wait and See



Sumber: BeritaSatu.com