Dua Tersangka Penganiaya Kapolsek Patumbak Ditangkap

Dua Tersangka Penganiaya Kapolsek Patumbak Ditangkap
Tim Pegasus Polrestabes Medan ringkus dua pelaku yang ikut menganiaya Kapolsek Patumbak. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Arnold H Sianturi / FER Minggu, 25 Agustus 2019 | 20:42 WIB

Medan, Beritasatu.com - Dua rekan bandar narkoba yang terlibat melakukan penganiayaan terhadap Kapolsek Patumbak, AKP Ginanjar Fitriadi, di Desa Marindal I, Kelurahan Harjosari, Kamis (8/8/2019) lalu, akhirnya ditangkap. Polisi masih melakukan pengembangan atas kasus itu.

"Kedua tersangka penganiayaan itu berinisial David Kurniawan Ginting (27) dan Hidayat alias Subur (21), keduanya warga Jl Marindal Pasar IV, Pondok Desa," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, Minggu (25/8/2019).

Putu mengatakan, kasus penganiayaan yang menimpa Kapolsek Patumbak saat melaksanakan operasi pemberantasan narkoba di setiap perkampungan narkoba di Desa Marindal I, Deli Serdang.

Dalam operasi gerebek kampung narkoba itu, Kapolsek Patumbak didampingi anaknya. Saat itu, polisi hendak mengamankan seorang tersangka bernama Anggara. Namun, bandar narkoba itu berteriak saat ditangkap. Rekan-rekannya langsung menyerang petugas, salah satunya kapolsek dianiaya.

Berdasarkan hasil visum Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan, Nomor:R/350/VER UM/VIII/2019/Rs Bhayangkara, tanggal 8 Agustus 2019, ditemukan luka robek di bagian pelipis, luka memar di bahu, tangan dan lutut.

"Setelah melakukan penganiayaan itu para pelaku langsung melarikan diri. Polisi terus melakukan pengejaran dan akhirnya meringkus Anggara. Saat ditangkap, Anggara berusaha menyerang petugas. Polisi akhirnya melakukan penembakan," jelasnya.

Berselang beberapa pekan kemudian, polisi mendapatkan informasi keberadaan pelaku penganiayaan kapolsek itu. Polisi kembali turun melakukan penangkapan terhadap Davis Kurniawan dan Hidayat.

"Kedua tersangka ini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. Mereka dijerat Pasal 170 ayat (1) Jo Pasal 351 ayat (1) KUHPidana, tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara," sebutnya.



Sumber: Suara Pembaruan