Kasus Abdul Somad, Polri Bentuk Tim

Kasus Abdul Somad, Polri Bentuk Tim
Ustaz Abdul Somad. ( Foto: Profil Dan Biodata Ustadz )
Farouk Arnaz / YUD Rabu, 21 Agustus 2019 | 16:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri membentuk tim untuk memelajari laporan Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI Korneles Jalanjinjina dan sejumlah pihak lain terkait ustaz Abdul Somad (UAS) dengan dugaan pasal penodaan agama.

“Sudah membentuk tim dan sudah melakukan evaluasi materi laporan dan barang bukti yang diajukan pihak pelapor. Itu masih didalami dulu. Masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Meski begitu polisi tidak buru-buru memanggil saksi. Polisi juga tidak memermasalahkan langkah pihak UAS yang melaporkan balik karena itu secara prinsip adalah hak konstitusional yang berlaku sama.

“Artinya siapa saja silahkan, asal ada bukti kuat untuk melapor,” tambahnya.

UAS dilaporkan karena pernyataanya. Pelapor membawa barang bukti berupa potongan video dalam flashdisk yang sudah juga dibuatkan sinopsisnya.

Di sisi lain UAS telah menyatakan jika substansi ceramahnya itu hanya sekadar menjawab pertanyaan dari salah satu jemaah dan bukan untuk merusak hubungan antarumat beragama di Indonesia.

Dia mejelaskan jika ceramah yang mengundang polemik itu dilakukan di Masjid An-Nur Pekanbaru sekitar tiga tahun lalu.

Ia menjelaskan tentang patung dan kedudukan Nabi Isa AS yang tertera dalam Alquran dan Sunah Nabi Muhammad SAW.



Sumber: BeritaSatu.com