Kasus Mati Listrik, Polisi Periksa 20 Saksi

Kasus Mati Listrik, Polisi Periksa 20 Saksi
Foto tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) di area persawahan desa Karangrayung, Grobogan, Jawa Tengah, 26 April 2018. ( Foto: Antara / Yusuf Nugroho )
Farouk Arnaz / YUD Jumat, 9 Agustus 2019 | 16:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi telah memeriksa 20 saksi untuk mencari penyebab peristiwa pemadaman listrik masal di Jabodetabek, Banten, hingga DIY, yang terjadi pada Minggu (4/8/2019) lalu.

Kabag Penum Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan jika para saksi itu diperiksa gabungan penyidik Polda Jateng bersama dengan Dit Tipiter, Dit Siber, dan Puslabfor.

“Polri bekerja tidak sendiri, tapi juga bekerja sama dengan pakar terkait listrik termasuk dengan BPPT. Itu dilakukan agar hasil penyelidikan kepolisian lebih komprehensif,” kata Asep di Mabes Polri, Jumat (9/8/2019).

Perwira menengah itu melanjutkan jika pihaknya berharap pada minggu depan atau minggu kedua penyelidikan hasilnya akan disampaikan secara komprehensif.

“Kita juga kerjasama dengan PLN yang melakukan assesment internal. Dicari mulai apa karena faktor manusianya, kemudian materialnya, dan metodenya. Juga bagaimana penyelenggaraan kegiatan (perawatan) yang mempunyai bujet dalam pelaksanaan proses listrik tersebut,” urainya.



Sumber: BeritaSatu.com