50 Persen Napi Kasus Narkotika Menghuni Lapas

50 Persen Napi Kasus Narkotika Menghuni Lapas
Wakil Presiden Jusuf Kalla pada acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2019 di Jakarta, Rabu (26/6/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Ahmad Salman / AIS Rabu, 26 Juni 2019 | 23:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Hampir 50 persen lembaga permasyarakatan diisi narapidana kasus narkotika. Tak heran kasus narkotika termasuk kategori extraordinary crime atau kejahatan luar biasa.

“Informasi yang berkembang dari pak menkumham mengatakan 50 persen lapas diisi dari pecandu atau pengedar narkoba," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di acara memperingati Hari Anti-Narkotika Internasional (HANI) di Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Karena itu Lapas Nusakambangan diisi napi kasus narkotika dan terorisme karena masuk sebagai kejahatan luar biasa. Menurut JK dalam memerangi narkoba perlu adanya upaya yang tidak hanya dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN), tapi harus ada keterlibatan masyarakat hingga akademisi.

Terkait hal ini JK pun mengapresiasi langkah BNN memerangi narkoba dengan serius.



Sumber: BeritaSatu TV