JK Ajak Masyarakat Sama-sama Lawan Narkoba

JK Ajak Masyarakat Sama-sama Lawan Narkoba
Wakil Presiden Jusuf Kalla pada acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2019 di Jakarta, Rabu (26/6/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Robertus Wardi / AMA Rabu, 26 Juni 2019 | 11:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) meminta seluruh lapisan masyarakat agar bersama-sama melawan Narkoba. Pasalnya, penggunaan Narkoba dapat menghancurkan masa depan anak bangsa.

"Harus ada upaya bersama. Tanpa upaya bersama tidak mungkin bisa mengatasinya. BNN tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan masyarakat dan dukungan kita semuanya," kata JK saat membuka acara Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2019 di Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Hadir pada acara itu, Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menkum HAM Yasonna Laoly, dan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif.

JK menyebut, Narkoba sudah merupakan kejahatan luar biasa karena menghilangkan nyawa manusia dalam jumlah banyak. Di sisi lain, peredaraan barang haram itu memengaruhi kehidupan masyarakat, mulai dari masalah kesehatan, hukum hingga perekonomian.

Menuurut JK, masyarakat yang mengkonsumsi narkoba memiliki kondisi fisik yang tidak sehat. Hal itu berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.

“Peredaran narkoba selalu dimulai dari remaja. Jika remaja menjadi pecandu, akan mempunyai pasar jangka panjang. Sama dengan rokok, dimulai dari remaja. Dari situ lalu melahirkan pasar jangka panjang,” jelas JK.

JK mengungkapkan, narapidana narkoba saat ini mengisi hampir 50% Lembaga Pemasyarakat (Lapas) di Indonesia. Kondisi ini sungguh memprihatinkan dan harus diatasi bersama.

“Nusakambangan diisi antara lain gembong narkoba hingga teroris. Informasi dari Pak Menkum HAM mengatakan, 50% Lapas diisi pecandu atau pengedar narkoba. Di dalam penjara mereka dapat memperdagangkan barang haram ini,” tutur JK.

Dia mengapresiasi BNN yang serius memerangi narkoba. Upaya serius BNN itu harus didukung dan dibantu oleh seluruh masyarakat. "Terima kasih ke BNN yang kerja keras. BNN tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan dari kita semua," tutup JK.



Sumber: Suara Pembaruan