Dugaan Awal Polisi, Ledakan di Menteng Tidak Terkait Terorisme

Dugaan Awal Polisi, Ledakan di Menteng Tidak Terkait Terorisme

Senin, 6 Juli 2020 | 06:17 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi memastikan tidak ada korban luka atau meninggal dunia akibat ledakan yang mengenai mobil Mitsubishi Pajero Sport di depan salah satu rumah, di Jalan Yusuf Adiwinata, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 5 Juli 2020.

"Malam ini kita telah melaksanakan olah TKP, di mana kita melibatkan Gegana dan Puslabfor. Untuk hasil olah TKP tetap kita akan menunggu dari laboratorium forensik, besok mungkin akan keluar. Untuk saat ini sudah kita nyatakan bersih, sekali lagi kita tekankan ledakan ini dampaknya kecil. Tidak ada luka korban manusia, maupun meninggal. Kerugian hanya ban mobil Pajero kempes," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Heru Novianto, Minggu (5/7/2020).

Dikatakan Heru, polisi masih mengidentifikasi siapa pelaku yang diduga meletakan alat peledak sehingga mengenai mobil itu.

"Posisi mobil ada di pinggir jalan, kita belum tahu targetnya itu siapa. Kita masih dalami. Kita masih mengumpulkan saksi-saksi dan kita masih lakukan pemeriksaan, apakah ada keterkaitan dengan saksi-saksi di sekitar TKP," ungkapnya.

Menyoal apakah pelakunya teroris, Heru menyampaikan, penyidik belum bisa menyimpulkannya karena butuh waktu untuk pendalaman.

"Tidak. Kalau teroris biasanya selalu mencari korban dan bahannya biasanya selalu membahayakan untuk orang sekitarnya. Ini kalau kita lihat tidak ada dampak korban, baik manusia, hanya fisik ban mobil. Masih jauh. Kalau untuk teroris kita belum menyimpulkan dan butuh pendalaman," katanya.

Menurut Heru, daya ledakan kecil dan suaranya terdengar sekitar 50 hingga 100 meter. Hingga saat ini, apa bahan peledaknya masih dalam analisa Puslabfor Polri.

"Ditaruh di bawahnya. Mobil terparkir di pinggir jalan depan rumah pemilik. Saksi yang diperiksa ada lima yang kita mintai keterangan. Tidak perlu (identitas saksi) karena ini masih investigasi. Jadi biarkan kami bekerja. Kita masih dalami (terkait indikasi serangan pribadi). Kita pelajari keterangan saksi-saksi," jelasnya.

Heru menuturkan, polisi sudah kembali membuka Jalan Yusuf Adiwinata, Menteng, Jakarta Pusat, yang sebelumnya ditutup pasca-kejadian ledakan. "Sudah akan kita buka. Kalau pengamanan standar saja karena memang ini bukan suatu kejadian teroris. Mungkin kita tingkatkan, tapi tidak ekstra," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemkot Tangerang Siapkan Stimulus untuk Pelaku UMKM

Stimulus yang disiapkan berupa pemberian bantuan materi dan pelatihan.

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020

Pemprov DKI Optimistis Sampah Plastik Berkurang

Penerapan Pergub 142/2019 diyakini dapat menekan volume sampah plastik di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020

Reklamasi Ancol, Jawara Sebut Gubernur Langgar Janji Kampanye

Yang namanya lautan dijadikan daratan ya sebutannya reklamasi. Jika reklamasi Ancol dijalankan maka pulau lainnya ke depannya akan seperti itu.

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020

Ledakan di Menteng, Polisi: Low Explosive

Polisi masih mendalami ledakan itu, termasuk dari mana asal benda yang meledak itu.

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020

Suara Ledakan Terdengar di Menteng, Polisi Olah TKP

"Ledakan kecil kok," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020

Ini Aturan Lengkap Pelarangan Kantong Plastik Sekali Pakai

Kewajiban pengelola dan pelaku usaha di mal, toko swalayan dan pasar soal penggunaan kantong belanja ramah lingkungan.

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020

Wagub Pastikan Aturan Pelarangan Kantong Plastik Berjalan Baik

Pengelola mal, pasar, pertokoan, toko modern, ritel hingga pasar rakyat, diminta menggunakan kantong ramah lingkungan.

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020

9 Tersangka Perusakan Hotel Mercure Akan Dites Urine

Tes urine akan dilaksanakan Senin (6/7/2020) untuk membuktikan para tersangka menggunakan narkoba apa tidak ketika melakukan perusakan.

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020

Danau Sunter Dua Kembali Ramai Dikunjungi Warga

Warga kembali ramai mengunjungi kawasan Danau Sunter Dua, Tanjung Priok Jakarta Utara, Minggu (5/7/2020).

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020

Tabrak Lari Merupakan Tindak Kejahatan

Pemerhati masalah transportasi, Budiyanto mengatakan, tabrak lari merupakan tindak pidana kejahatan dan dapat dijerat hukuman 3 tahun penjara atau lebih.

MEGAPOLITAN | 5 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS