Tersangka Pengibaran Bendera Bintang Kejora Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pengibaran Bendera Bintang Kejora Dilimpahkan ke Kejaksaan
Kantor Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta ( Foto: beritasatu tv )
Bayu Marhaenjati / CAH Senin, 18 November 2019 | 12:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Polda Metro Jaya, melakukan pelimpahan tahap dua tersangka dan barang bukti kasus dugaan makar terkait pengibaran bendera bintang kejora, ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Kepala Sub Direktorat Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kompol Dwiasi Wiyatputera mengatakan, sebelum dilimpahkan para tersangka Isay Wenda, Charles Kosay, Paulus Suryanta Ginting, Ambrosius Mulait, Anes Dano Tubani, dan Arina Elopere, diperiksa kesehatannya. Hasilnya enam tersangka dalam kondisi sehat.

"Kami melaksanaan tahap dua perkara makar (pengibaran bendera bintang kejora di depan Istana Merdeka), sebagaimana diatur Pasal 106 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 53 KUHP, yang terjadi pada hari Rabu tanggal 28 Agustus 2019 lalu. Pelaksanaan tahan dua dilakukan hari ini oleh penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum kepada Kejati DKI, di Kejari Jakarta Pusat," ujar Dwiasi, Senin (18/11/2019).

Dikatakan Dwiasi, sebelumnya pihak kejaksaan telah menyatakan berkas perkara Paulus Suryanta Ginting dan kawan-kawan lengkap secara formil maupun materil atau P21.

"Bahwa berkas perkara pidana atas nama tersangka Paulus Suryanta Ginting dan kawan-kawan dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Rabu tanggal 13 November 2019 kemarin," ungkapnya.

Dwiasi menyampaikan, tersangka Anes Tabuni berperan sebagai pengibar bendera dan pimpinan aksi yang menggerakan massa Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah se Indonesia (AMPTPI); Charles Kosay perannya koordinator lapangan dan orator di atas mobil komando saat aksi; Isay Wenda selaku ketua aksi; Ambros Mulait berperan mengibarkan bendera; Suryanta Ginting; dan Ariana Elopere pengibar bendera.

"Tersangka dijemput dari Mako Brimob menuju Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat," katanya.

Diketahui, Suryanta ditangkap Polda Metro Jaya terkait kasus pengibaran bendera Bintang Kejora, dalam aksi unjuk rasa, di depan Istana Merdeka, Rabu (28/8/2019) lalu. Selain Suryanta, polisi turut menangkap Isay Wenda, Charles Kosay, Ambrosius Mulait, Anes Dano Tubani, dan Arina Elopere.



Sumber: BeritaSatu.com