Pembunuh Sopir Taksi Online di Bogor Ditangkap

Pembunuh Sopir Taksi Online di Bogor Ditangkap
Sosok jenazah pria ditemukan dalam mobil bernomor polisi F 1088 CL di Jalan Raya Tajur-Ciawi, Bogor Timur, Kota Bogor, Kamis, 31 Oktober 2019. ( Foto: Beritasatu.com/Vento Saudale )
Vento Saudale / YUD Senin, 4 November 2019 | 16:36 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan sopir taksi online Ahsanul Fauzi (41), yang jasadnya ditemukan dalam mobil di Jalan Raya Tajur, Kota Bogor pada Kamis 31 Oktober 2019. Pelaku FP (25) berniat merampok karena kecanduan judi online.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan, pelaku berinisial FP ditangkap di daerah Cibinong, Kabupaten Bogor.

Baca juga: Polisi Temukan Luka Sayat di Leher Pengemudi Taksi Online di Bogor

"Kita berhasil mengamankan pelaku berdasarkan keterangan saksi, barang bukti yang ada, dan keterangan dari yang bersangkutan bahwa adalah pelaku pembunuhan," kata Hendri, Senin (4/11/2019).

Saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat ingin melarikan diri dari kejaran petugas sehingga terpaksa dilumpuhkan terukur dengan di bagian kakinya.

Adapun motif pembunuhan yakni perampokan. Awalnya, pelaku FP yang membekali diri dengan senjata tajam jenis pisau cutter memesan taksi online dengan meminjam handphone milik pedagang.

Baca juga: Pasangan Kekasih Gorok Sopir Taksi di Rest Area Jagorawi

"Sudah direncanakan. Jadi pelaku pesan aplikasi Grab bukan dari handphone-nya, tapi minjem dari warung yang dia makan sebelumnya," jelas Hendri.

Setelah mendapat taksi orderannya, pelaku pun menaiki mobil korban ke arah Ciawi. Sesampainya di Jalan Raya Tajur, pelaku meminta berhenti ke sebuah mesin ATM dengan alasan mengambil uang.

"Pelaku ini bayar dengan pecahan Rp 100.000, kemudian korban mengeluarkan dompetnya untuk mengembalikan uang, pada saat itu pelaku langsung menusukan cutter ke leher kiri korban," bebernya.

Baca juga: Dua Terdakwa Pembunuh Sopir Taksi Online Divonis Mati

Ketika itu, korban sempat berteriak meminta tolong sambil membunyikan klakson mobilnya. Pelaku yang panik, langsung melarikan diri dengan naik ojek tanpa sempat membawa harta benda milik korban.

"FP panik ketika korban berteriak dan membunyikan suara klakson, gas mobil dalam posisi tinggi sehingga mengundang warga terutama sekuriti yang kita jadikan saksi. Pelaku kabur naik ojek," papar Hendri.

Kepada polisi, pelaku FP mengaku nekat melakukan aksi perampokan disertai pembunuhan karena kecanduan judi online. Polisi masih terus memeriksa pelaku secara intensif terkait kasus tersebut.

"Pelaku belum ada pekerjaan. Jadi karena terlilit judi online, tertarik dapat uang lebih dengan cara tadi. Kita lapis dengan Pasal 365 dan 338," tutup Hendri.

Sebelumnya, warga di Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat dihebohkan dengan temuan sosok mayat pria di dalam mobil, Kamis (31/10/2019) pagi.

Saat ditemukan, mayat tersebut dalam posisi duduk di bangku pengemudi dengan pintu terbuka dan mesin menyala. Selain itu, juga ditemukan ceceran darah korban di pintu mobil hingga ke jalan.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, diketahui korban atas nama Ahsanul Fauzi (41). Korban pun diketahui bekerja sebagai sopir taksi online.



Sumber: BeritaSatu.com