Operasi Nila Jaya, Polisi Bekuk 410 Tersangka Narkotika

Operasi Nila Jaya, Polisi Bekuk 410 Tersangka Narkotika
Sejumlah tersangka dihadirkan saat rilis kasus narkoba hasil operasi Nila Jaya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (1/10). Operasi tersebut dilakukan dalam rangka menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang terdiri dari 443 kasus dan 539 tersangka yang dilakukan selama bulan September 2018. ( Foto: ANTARA FOTO / Reno Esnir )
Bayu Marhaenjati / JAS Kamis, 10 Oktober 2019 | 16:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya, membekuk 410 tersangka terkait peredaran dan penyalahgunaan narkotika dalam Operasi Nila Jaya yang digelar 18 September hingga 2 Oktober 2019. Sebanyak 56,54 kilogram sabu-sabu, 13,08 kilogram ganja dan barang bukti narkotika lainnya berhasil disita.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, ada 337 kasus narkotika yang diungkap Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dan Polres jajaran dalam kurun waktu 15 hari Operasi Nila Jaya.

"Untuk tersangkanya 410, di mana ada enam orang WNA (warga negara asing). Dari pada tersangka itu, diklasifikasi ada bandar lima orang, pengedar 371 dan 34 pemakai," ujar Argo, di Mapolda Metro Jaya. Kamis (10/10/2019).

Dikatakan Argo, barang bukti yang berhasil disita antara lain, sabu-sabu 56,54 kilogram, ganja 13,08 kilogram, ekstasi 227 butir, heroin 59,67 gram, happy five 481 butir, obat berbahaya 33.080 butir, dan tembakau gorila 259 gram.

"Tersangka orang asing dari Thailand dua perempuan, Kenya satu laki-laki, dan Iran tiga orang, perempuan satu, dua laki-laki. Modus yang digunakan bervariasi dan bermacam-macam terutama yang dari luar negeri masuk ke Indonesia. Ada modusnya dibungkus dengan alat kontrasepsi, ada yang dimasukkan ke tas dan biskuit. Semuanya terpisah dan terputus jaringannya," ungkap Argo.

Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.



Sumber: BeritaSatu.com