Selesai Diperiksa, Joko Driyono Siap Diperiksa Kembali

Selesai Diperiksa, Joko Driyono Siap Diperiksa Kembali
Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (tengah) saat tiba di gedung Krimum sebelum menjalani pemeriksaan, Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis 21 Februari 2019. ( Foto: SP/Joanito De Saojoao / SP/Joanito De Saojoao )
Bayu Marhaenjati / FMB Kamis, 7 Maret 2019 | 10:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com -Plt Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono rampung menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan perusakan barang bukti, di Mapolda Metro Jaya, Kamis dini hari (7/3/2019).

Jokdri, panggilan akrab Joko Driyono, nampak keluar dari Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, sekitar pukul 00.15 WIB. Dia bersyukur kalau pemeriksaannya telah selesai, dan siap memberikan keterangan kembali apabila penyidik memerlukannya.

"Pertama, alhamdulillah, saya telah menyelesaikan pemeriksaan. Tentu saya bersedia untuk memberikan keterangan, jika dari penyidik memerlukan dan memanggil saya setiap saat," ujar Jokdri, Kamis (7/3/2019).

Menyoal apa materi pemeriksaan dan apakah penyidik akan memanggilnya kembali untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan, Jokdri enggan berkomentar banyak.

"Jadi pemeriksaan pada hari ini telah saya tunaikan. Saya kira itu saja ya, terima kasih," kata Jokdri.

Diketahui, penyidik Satgas Antimafia Bola sudah melakukan pemeriksaan pertama terhadap Jokdri sebagai tersangka, Senin (18/2/2019) kemarin. Jokdri menjalani pemeriksaan selama sekitar 20 jam, hingga Selasa (19/2/2019) pagi.

Kemudian, penyidik kembali melakukan pemeriksaan panjang terhadap Jokdri pada Kamis (21/2/2019) siang lalu, hingga Jumat (22/2/2019) pagi. Penyidik memberikan sekitar 40 pertanyaan dalam pemeriksaan itu.

Selanjutnya, Jokdri diperiksa kembali pada Rabu (27/2/2019) pekan lalu. Pemeriksaan hanya berjalan empat jam, sebab Jokdri meminta untuk ditunda karena ada agenda pekerjaan.

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan Jokdri sebagai tersangka karena diduga menyuruh tersangka Muhammad Mardani alias Dani, Musmuliadi alias Mus, dan Abdul Gofur untuk merusak atau menghancurkan barang bukti di Kantor Komdis PSSI.

Satgas Antimafia Bola, juga telah menggeledah apartemen Joko Driyono, di kawasan Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (14/2/2019) malam. Polisi menyita sebanyak 75 item barang bukti hasil dari penggeledahan itu. Diantaranya, laptop merek Apple warna silver beserta charger, sebuah iPad merek Apple warna silver beserta charger, dokumen-dokumen terkait pertandingan, buku tabungan, kartu kredit, empat buah bukti transfer, tiga buah handphone warna hitam, enam buah handphone, satu bundel dokumen PSSI, satu buku catatan warna hitam, satu buku note kecil warna hitam, dua buah flash disk, satu bandel surat, dua lembar cek kwitansi, dan satu buah tablet merek Sony warna hitam.



Sumber: BeritaSatu.com