Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Hipertensi Tak Terkontrol Penyebab Utama Pendarahan Otak Tukul

Selasa, 28 September 2021 | 18:33 WIB
Oleh : Chairul Fikri / JAS

Jakarta, Beritasatu.com- Tim dokter Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON), Cawang, Jakarta Timur menjelaskan pendarahan yang terjadi di otak komedian Tukul Arwana terjadi karena hipertensi yang tak terkontrol. Saat kejadian, terjadi pendarahan luas di bagian otak akibat adanya kenaikan tekanan darahnya yang membuat Tukul akhirnya tidak sadarkan diri.

"Saat kami terima pasien dalam kondisi hipertensi. Terdeteksi sekitar 200-an tensinya itu yang kemungkinan Pak Tukul tidak sadarkan diri karena ada pendarahan pada otaknya. Karena pada saat kita lakukan pemeriksaan secara lengkap, terjadi pendarahan luas. Kemungkinan besar itu adalah suatu respons pendarahan yang spontan karena hipertensi itu," ungkap anggota tim dokter RS PON Sardiana Salam dalam konferensi pers yang dilakukan secara virtual, Selasa (28/9/2021).

Ditambahkan Sardiana, Tukul memang selama ini jarang sekali memeriksakan kondisi tubuhnya (medical check up). Sehingga Tukul tidak mengetahui bahwa dirinya punya riwayat hipertensi yang bisa berakibat fatal pada dirinya seperti yang dialaminya kini.

"Beliau pastinya jarang melakukan medical check up sehingga tidak mengetahui dirinya punya riwayat hipertensi. Dan riwayat tidak terdeteksi inilah yang ternyata hipertensi akhirnya menyebabkan pecah pembuluh darah kemudian pendarahan pada otaknya. Namun karena cepat ditangani tidak berakibat fatal dan meninggal dunia," tambahnya.

Sementara dokter Arief Rahman Kemal menyatakan kondisi Tukul saat ini sudah mulai berangsur membaik pasca menjalani operasi di otaknya.

"Untung beliau langsung kita ambil tindakan cepat dengan kita operasi usai beberapa jam datang ke sini (RS PON Cawang), kalau tidak bisa berakibat fatal," ujar Arief.

"Usai menjalani operasi, kondisi pasien saat ini sadar mulai kontak responsif. Kondisi beliau umumnya stabil dengan tekanan darah mulai terkontrol," imbuhnya.

"Kami akan mulai memberikan obat anti hipertensi untuk terus menurunkan tekanan darahnya agar tidak tinggi dan beliau akan bisa melakukan perawatan sampai 14 hari ke depan untuk pemulihan," tandasnya.

Bukan karena Vaksinasi Covid-19
Tim dokter yang merawat Tukul Arwana juga membantah hipertensi atau kenaikan tensi darah yang terjadi lantaran vaksinasi Covid-19 yang dijalani Tukul sebelumnya.

"Ini perlu kita klarifikasi secara ilmiah pun kami sudah melihat tidak ada hubungan strok pendarahan atau pendarahan otak dengan vaksin Covid-19 ini. Jadi apa yang terjadi pada Tukul Arwana tidak ada kaitannya dengan aktivitas vaksinasi Covid-19," tandas Direktur Utama RS PON, Mursyid Bustami belum lama ini.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jumlah Voters Indonesian Music Awards 2021 Tembus 12 Juta

Program penghargaan bagi musisi dan penikmat musik di Indonesia, bertajuk Indonesian Music Awards (IMA) 2021 masa voting sudah ditutup per 29 November 2021.

HIBURAN | 6 Desember 2021

Pemrakarsa Lomba Cipta Lagu Batak, Sukur Nababan Raih Muri

Sukur H Nababan, salah tokoh Batak menerima penghargaan  Rekor Dunia dari Muri atas prakarsanya dalam Lomba Cipta Lagu Batak.

HIBURAN | 6 Desember 2021

Joko in Berlin dan Shyclops Rilis Video Overthinking

Joko in Berlin (JIB) merilis video musik berjudul Overthinking hasil berkolaborasi dengan Tivv (vokal) dan Zeal (gitar) yang tergabung dalam Shyclops.

HIBURAN | 6 Desember 2021

Produser Pastikan Film James Bond Bakal Kembali

Produser film, Barbara Broccoli mengatakan, meskipun pada saat ini tidak jelas bagaimana waralabaini akan berlanjut, James Bond akan kembali.

HIBURAN | 6 Desember 2021

Asia 87 Band Rilis Album Sebut Saja Senja

Asia 87 Band resmi merilis album perdana bertajuk Sebut Saja Senja yang berisi 8 lagu yang banyak bercerita tentang perjalanan hidup mereka selama ini.

HIBURAN | 5 Desember 2021

Kamu Tidak Sendiri Diputar Perdana di JAFF 2021

Film Kamu Tidak Sendiri diputar perdana di Jogjakarta Netpac Asian Film Festival (JAFF) 2021 pada 3 Desember 2021 lalu.

HIBURAN | 5 Desember 2021

Idang Rasjidi Meninggal Akibat Komplikasi

Idang Rasjidi, meninggal dunia di RS Azra, Bogor, Sabtu (4/12/2021), sekitar pukul 23.35 WIB lantaran komplikasi.

HIBURAN | 5 Desember 2021

Musisi Jazz Idang Rasjidi Meninggal Dunia

Musisi jazz Idang Rasjidi meninggal dunia pada Sabtu (4/12/2021) pukul 23.35 di RS Azra Bogor dalam usia 63 tahun.

HIBURAN | 5 Desember 2021

Syuting Film Preman, Khiva Iskak 3 Kali Masuk Rumah Sakit

Aktor Khiva Iskak mengatakan, dia tiga kali dilarikan ke rumah sakit selama syuting film Preman.

HIBURAN | 4 Desember 2021

Berlokasi di Mandalika, Film Akad Luncurkan Official Trailer

Film Akad yang mengambil lokasi di Mandalika resmi merilis original soundtrack, official trailer, dan poster filmnya di Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat (3/12/2021).

HIBURAN | 3 Desember 2021


TAG POPULER

# Mahasiswi Bunuh Diri


# Kasus Anak Ahok


# Kereta Api Tabrak Angkot


# Marcus/Kevin


# Jokowi 3 Periode



TERKINI
5 Terdakwa Korupsi Asabri Dituntut 10 hingga 15 Tahun

5 Terdakwa Korupsi Asabri Dituntut 10 hingga 15 Tahun

NASIONAL | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings