JogjaROCKarta Festival, Whitesnake dan Scorpions Tampil Enerjik

JogjaROCKarta Festival,  Whitesnake dan Scorpions Tampil Enerjik
Aksi vokalis band Whitesnake, David Coverdale di panggung JogjaROCKarta Festival #4 2020. (Foto: Suara Pembaruan / Fuska Sani Evani)
Fuska Sani Evani / LES Senin, 2 Maret 2020 | 20:10 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Meski sudah berusia senja, para personel dua grup musik cada Whitesnake, dan Scorpions mampu tampil enerjik, dan memukai penonton di gelaran JogjaROCKarta Festival #4 2020 di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Minggu (1/3/2020) malam.

Grup musik Inggris Whitesnake tampil dengan komposisi terbarunya, Reb Beach (gitar) Michael Devin (bas), Tommy Aldridge (drum), Joel Hoekstra (gitar), Michele Luppi (kibor), dan David Coverdale (vokal). Sang vokalis Coverdale yang kini telah berumur 69 atau lahir 22 September 1951, tampak tetap prima membawakan musik cadas yang menguras energi.

Bahkan sang drummer Tommy Aldridge yang telah berumur 70 tahun, tetap bugar dan sempat mempertunjukkan aksi solonya dalam menggebuk drum. Kedua stik pun ditanggalkan, dua telapak tangan bahkan siku pun ikut menjadi ‘alat’ nya untuk memunculkan bunyi dari cymbal stand, bas drum hingga snare drum.

Penonton yang kurang-lebih mencapai 17.500, dibuat terkagum. Malam itu, Whitesnake benar-benar mampu mewujudkan asa dari penonton, yang tak henti-hentinya ikut mendendangkan lagu-lagu cadar era-90-an tersebut. Whitesnake membuka penampilannya dengan lagu Bad Boys. "Akhirnya bertemu lagi setelah 1975," ujar Coverdale.

Seperti diketahui, Coverdale sudah pernah menyapa penggemar di Indonesia pada 1975. Ketika itu ia masih berstatus sebagai vokalis Deep Purple dan datang bersama dengan bandnya di Jakarta.

Meski sudah tampak agak terengah-engah, ia tetap energik membawakan 14 lagu, antara lain, Hey You, Slow And Easy, Shut Up And Kiss Me, dan Still Of The Night, selama 80 menit.

Tak beda jauh dari David Coverdale, sang vokalis Scorpions Klaus Meine yang sebentar lagi genap berusia 72 tahun, tak kalah energik. Membuka dengan lagu Going Out With A Bang, band rock asal Hanover Jerman yang beranggotakan Rudolf Schenker (gitar), Matthias Jabs (gitar), Paweł Mąciwoda (bas), dan Mikkey Dee (drum). Scorpions memainkan 15 lagu, termasuk komposisi hits mereka, Wind Of Change dan Still Loving You. Bahkan 70's medley juga terdengar, antara lain lagu Top Of The Bill, Steamrock Fever, Speedy's Coming, dan Catch Your Train.

Klaus tampil bugar, meski belum lama ini baru menjalani operasi batu ginjal. Ia tetap tampak beringas di panggung."Selamat malam, Yogyakarta, apa kabar," ujar Klaus dalam bahasa Indonesia.

Klaus berusaha tampil atraktif dan menguasai panggung, termasuk membagikan sejumlah stik drum
kepada penonton dengan cara melempar dari panggung. Scorpions mengakhiri pertunjukannya dengan lagu Rock You Like A Hurricane.

Penonton yang sudah memadati lapangan sejak siang hari, seperti tak peduli dengan kondisi lapangan yang basah dan becek akibat hujan. Dua grup cadas yang melegenda itu seolah menjadi magnet tersendiri bagi pecinta music cadas.

Berjalan Sukses
CEO Rajawali Indonesia sekaligus founder JogjaROCKarta, Anas Syahrul Alimi, bersyukur konser berjalan sukses walaupun sempat diguyur hujan. Meski ada satu band yang batal tampil, hanya karena faktor cuaca yang tidak memungkinkan.
Bersama ribuan penonton, tampak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga menonton JogjaROCKarta Festival #4 2020 dan punya maksud untuk membuat acara serupa di Semarang.

Anas juga mengungkapkan, JogjaROCKarta Festival #4 2020 menjadi saksi sejarah musik Indonesia sebab Scorpions dan Whitesnake dapat bermain dalam satu panggung. Pergelaran ini juga membuktikan di tengah isu virus corona, pariwisata bisa terdongkrak melalui acara ini. "Sebanyak 70% penonton yang datang berasal dari luar kota," pungkas Anas.



Sumber: BeritaSatu.com