Fenomena Dilan-Milea dari Bandung hingga Sumba

Fenomena Dilan-Milea dari Bandung hingga Sumba
Temu penggemar film Milea: Suara dari Dilan bersama Wafer Tango di Ciwalk Bandung, belum lama ini. ( Foto: istimewa )
Elvira Anna Siahaan / EAS Senin, 17 Februari 2020 | 18:09 WIB

Bandung, Beritasatu.com - Penghujung kisah trilogi novel Dilan yang diangkat ke layar lebar masih terbukti sangat dinanti oleh penggemarnya. Setelah gala premier film Milea: Suara dari Dilan di Ciwalk Bandung bersama Wafer Tango, yang menjadi sponsor utama, sukses, belum lama ini tim Milea bertandang ke daerah Sumbawa Barat Daya. Mereka membawa misi kemanusiaan yakni menjalankan program Tango peduli gizi anak Indonesia, dengan mendatangi salah satu sekolah dasar di Sumba Barat Daya, yaitu SDN Waikelo. Difasilitasi oleh komunitas Kelas Lentera, Tango peduli gizi anak Indonesia mengadakan sarapan bersama lebih dari 200 siswa SDN Waikelo.

"Dibalik gempita dan kemeriahan gala premier, ada fakta anak-anak di Sumba Barat Daya yang kondisi fisik dan kemampuan berpikirnya tertinggal dari anak-anak normal seusia mereka karena asupan gizi yang kurang. Wafer Tango, melalui program Tango peduli gizi anak Indonesia menyisihkan sebagian dari penjualan edisi Milea untuk membantu mengatasi masalah gizi di Indonesia,” kata Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group, di sela-sela acara gala premier film Milea di Bandung, dilansir dari siaran pers Senin (17/2/2020).

Terkait fenomena film Milea, Harianus mengatakan generasi milenial dan Z merupakan penonton mayoritas trilogi kisah Dilan. Mereka dikenal sebagai generasi yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan dan sosial. Jadi dengan melibatkan program kemanusiaan, diharapkan dapat menggugah kepedulian Dilanisme.

"Kepedulian para Dilanisme yang diwujudkan dengan pembelian produk wafer edisi Milea merupakan dukungan nyata terhadap program kemanusiaan ini dalam membantu pemerintah mengatasi permasalahan gizi anak Indonesia.,” kata Harianus.

Sebelumnya, acara gala premier film Milea yang kembali dipusatkan di kawasan Ciwalk Bandung ini diawali dengan pawai dari Gedung Sate, melibatkan sejumlah komunitas, seperti komunitas motor dan sepeda. Wafer Tango sebagai sponsor utama mengerahkan lebih dari 150 sepeda motor dengan ornamen dan aksesoris bernuansa Tango dan film Milea.

"Kami sangat antusias mendukung perhelatan besar hari ini. Beberapa kendaraan yang digunakan sebagai properti dalam film Milea, kami tampilkan dalam konvoi akbar ini, seperti mobil Corola DX, motor CB, dan motor Astrea. Harapannya Tango akan selalu diingat oleh Dilanisme dan menjadi wafer utama pilihan konsumen Indonesia,” tutup Harianus.



Sumber: BeritaSatu.com