Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Akatara 2019 Kembali Jodohkan Filmmaker dan Investor

Senin, 23 September 2019 | 06:03 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Deputi Akses Permodalan kembali akan menyelenggarakan Akatara 2019 di Jakarta, Kamis (19/9/2019) hingga Minggu (22/9/2019). Forum ini digelar untuk menghubungkan investor dengan pembuat film, baik produksi film dan nonproduksi film.

Kepala Bekraf, Triawan Munaf mengatakan, ia optimististis perfilman nasional akan semakin membaik, dari segi kualitas film maupun para sineas di baliknya. Untuk itu diperlukan dukungan untuk mendorong pertumbuhan film di Indonesia, salah satunya di bidang permodalan.

"Setiap tahun Akatara mendapat respons positif dari pemangku kepentingan film, khususnya investor. Kami yakin ke depannya, kegiatan ini akan memberikan peran strategis bagi iklim perfilman nasional melalui perputaran investasi yang terjadi. Investasi mungkin tidak terwujud dalam waktu dekat, tetapi untuk jangka panjang,” jelasnya saat membuka Akatara 2019, di Jakarta Pusat, akhir pekan lalu.

Deputi II Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Utomo menjelaskan, menciptakan akses permodalan dan mendorong film entrepreneurship yang lebih profesional masih menjadi tujuan utama pelaksanaan Akatara 2019. Akatara menghadirkan peserta 61 proyek terfasilitasi dari 122 orang. Jumlah ini lebih banyak dari tahun lalu yang berjumlah 55 proyek dari 110 orang.

"Dalam Akatara kali ini kita akan memberikan kesempatan pada kurang lebih 20 proyek film untuk melakukan presentasi di hadapan investor nasional dan internasional. Setidaknya ada 40 sumber pendanaan yang akan hadir selama pitching forum dan speed dating," ujar Triawan.

Beberapa pihak lokal dan internasional yang dilibatkan pada Akatara 2019 ini di antaranya Gubernur Riau, Bupati Bojonegoro, perwakilan Komisi Film Daerah, Viu, HOOQ Indonesia, Iflix, dan HBO Asia.

Direktur Akatara, Agung Sentausa pun menambahkan, tidak hanya para sineas yang bisa mengajukan proposal untuk dibantu pendanaannya, namun para pelaku bisnis seperti pengusaha bioskop, merchandise film, penyewaan peralatan film, dan sekolah film memiliki peluang yang sama. Sebab, bisnis penunjang perfilman ini mampu memperkuat industri film Indonesia. Misalnya, kesuksesan film Dilan I, Keluarga Cemara, dan Filosofi Kopi merupakan ide yang bersumber dari buku. Kepiawaian penulis menuangkan ide dalam alur cerita menarik, menjadi oase baru investor untuk tidak ragu memberikan bantuan permodalan.

"Sebenarnya kita berpikir bagaimana cara teman perfilman melihat gambar bergerak lebih proaktif. Melihat bukan dari sisi ide tetapi juga potensi bisnis. Dengan bisnis yang lebih terukur, ekosistem menjadi lebih panjang. Jadi tidak hanya bikin satu dua selesai, tetapi juga harus dijaga keberlangsungan kolaborasinya,” ungkapnya.

Ia pun berharap, Akatara dapat terus mendukung perfilman Indonesia untuk semakin berkembang dan berdaya saing, hingga mampu mendunia dan menjadikan ekonomi kreatif menjadi kekuatan ekonomi baru Indonesia.

Format Baru
Berbeda dengan tahun sebelumnya yang mengusung format acara "Film Financing Forum", Akatara 2019 berevolusi menjadi "Film Market dan Business Forum". Dengan format baru ini, Akatara bermaksud merangkul insan kreatif dengan cakupan yang lebih luas. Hal ini juga didasari oleh redefinisi film oleh Badan Perfilman Indonesia (BPI), yakni film kini dimaknai sebagai segala jenis gambar bergerak.

Tidak hanya fokus pada fasilitasi peserta, Akatara 2019 juga menghadirkan berbagai booth dan pelatihan yang bisa dinikmati pengunjung umum nonpeserta. Pameran booth dimeriahkan oleh beberapa peserta seperti Bekraf, komikus dan animator lokal Inafed, dan Balai Pustaka.

Kemudian, penyelenggaraan tahun ini pun terbilang istimewa karena bersamaan dengan ajang Asia Content Business Summit (ACBS) di Jakarta yang akan dihadiri oleh 15 negara. Forum ini sangat strategis karena terdapat banyak hal yang bisa dipelajari untuk meningkatkan kualitas konten dan sumber daya manusia agar lebih bersaing di dunia internasional.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Meningkatkan Kualitas Film Indonesia, Mouly Surya Ajak Sutradara Berkompetisi

Demi meningkatkan kualitas perfilman nasional, sutradara Mouly Surya menilai, dibutuhkan wadah kompetisi untuk sineas muda.

HIBURAN | 23 September 2019

Pencipta Gemu Fa Mi Re Dorong Karya Seni Harus Bangun Karakter

Seniman sedang mengalami transformasi dalam proses berkarya.

NASIONAL | 22 September 2019

Dinilai Vulgar, Malaysia Larang Pemutaran Film Hustlers

Film Hustlers dibintangi oleh aktris dan penyanyi sensual, Jennifer Lopez.

HIBURAN | 21 September 2019

Nyaman di Amerika, Tanta Ginting Pilih Berkarier di Indonesia

Meski mendapat pertentangan keluarga, Tanta Ginting justru ingin membuktikan dirinya mampu untuk menunjukkan bakat seninya.

HIBURAN | 21 September 2019

Film Horas Amang Tiga Bulan untuk Selamanya Angkat Tradisi Budaya Batak

Dalam film yang mengangkat tradisi masyarakat di Sumatera Utara ini, Cok Simbara akan beradu akting dengan aktor muda berbakat Tanta Ginting.

HIBURAN | 21 September 2019

Terkejut Tapi Senang, Rossa Disiram Hujan Panggung Konser WOW Smartfren

Smartfren Telecom menjanjikan banyak kejutan saat WOW Concert 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (20/9).

HIBURAN | 20 September 2019

Jadi Juri Film, Adinia Wirasti Akan Menilai dengan Hati

Adinia Wirasti akan menilai sebuah karya dalam kompetisi HOOQ Filmmakers Guild menggunakan hatinya.

HIBURAN | 20 September 2019

Lagunya Tetap Bertengger di Billboard, Anggun Ucap Syukur

Lagu internasional yang berjudul Perfect World masih terus bertengger di tangga musik Billboard dalam kategori Billboard Dance Chart di Amerika.

HIBURAN | 20 September 2019

Garin Nughroho Bersiap Melaju ke Academy Award 2020

Sutradara Garin Nugroho bersiap melaju ke ajang penghargaan film dunia, Academy Award 2020.

HIBURAN | 19 September 2019

Pretty Boys, Indahnya Ilusi Popularitas di Televisi

Film Pretty Boys menggambarkan kondisi pertelevisian yang kian meresahkan.

HIBURAN | 19 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS