Dinilai Vulgar, Malaysia Larang Pemutaran Film Hustlers

Dinilai Vulgar, Malaysia Larang Pemutaran Film Hustlers
Penyanyi Jennifer Lopez hadir dalam Grammy Awards ke-59 di Los Angeles, Califrnia, Amerika Serikat, 12 Februari 2017 waktu setempat. ( Foto: AFP/Mark Ralston )
Feriawan Hidayat / FER Sabtu, 21 September 2019 | 21:55 WIB

Kuala Lumpur, Beritasatu.com - Badan Sensor Film Malaysia telah melarang penayangan film Hustlers, yang dibintangi oleh aktris dan penyanyi Jennifer Lopez. Film yang mengisahkan tentang penari telanjang atau strippers tersebut, dinilai tidak cocok untuk penonton bioskop di negara konservatif seperti Malaysia.

Pihak berwenang di Malaysia melarang film itu tayang di layar bioskop, karena alasan film harus menjalani banyak pemotongan adegan, sehingga hanya ada sedikit yang tersisa untuk diputar.

"Film ini mengandung terlalu banyak adegan sensual dan vulgar yang dirasa terlalu berlebihan, dan tidak cocok untuk pemutaran publik," kata Kepala Badan Sensor Film Malaysia, Mohamad Zamberi Abdul Aziz, seperti dikutip Beritasatu.com dari laman AFP, Sabtu (21/9/2019).

"Kita bisa melihat adegan yang menampilkan payudara wanita. Selain itu, ada juga tarian erotis yang sangat vulgar dan adegan dengan narkoba," tambah Abdul Aziz.

Square Box Pictures sebagai distributor film Hustlers di Malaysia, membenarkan larangan tersebut dalam sebuah unggahan  di akun Instagram.

"Kami sangat meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan pada pengikut, penggemar film, media, dan mitra kami yang terkasih," tulis pihak Square Box Pictures.



Sumber: AFP