Sebut NU Bus Berpenumpang PKI, Ini Kondisi Sugi Sekarang
INDEX

BISNIS-27 503.6 (0.97)   |   COMPOSITE 5652.76 (22.07)   |   DBX 1032.04 (1.71)   |   I-GRADE 164.451 (0.59)   |   IDX30 490.95 (1.17)   |   IDX80 128.766 (0.48)   |   IDXBUMN20 358.484 (2.15)   |   IDXG30 133.521 (0.33)   |   IDXHIDIV20 437.723 (1.25)   |   IDXQ30 142.408 (0.42)   |   IDXSMC-COM 239.978 (1.54)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (1.68)   |   IDXV30 120.747 (1.44)   |   INFOBANK15 969.323 (0.63)   |   Investor33 424.184 (0.89)   |   ISSI 165.497 (0.87)   |   JII 607.992 (2.49)   |   JII70 207.954 (1.18)   |   KOMPAS100 1151.81 (3.85)   |   LQ45 901.663 (2.32)   |   MBX 1571.94 (6.65)   |   MNC36 316.426 (0.66)   |   PEFINDO25 300.975 (5.44)   |   SMInfra18 283.853 (0.65)   |   SRI-KEHATI 362.321 (0.99)   |  

Sebut NU Bus Berpenumpang PKI, Ini Kondisi Sugi Sekarang

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 16:14 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / HA

Jakarta, Beritasatu.com – Polisi menangkap Sugi Nur Raharja, atau seperti dia populerkan sendiri sebagai Gus Nur, di Malang, Sabtu (24/10/2020), dini hari, terkait dugaan penghinaan terhadap Nahdlatul Ulama (NU). Direktorat Siber Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri memastikan mereka memenuhi hak-hak pelaku.

Berdasarkan foto yang diterima Beritasatu.com, Gus Nur diperlakukan dengan standar protokol Covid-19. Polisi melakukan tes usap atau swab test pada Sugi, yang hadir mengenakan masker.

Ia diduga telah melanggar Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan pasal 310 KUHP dengan ancaman 4 tahun dan 6 tahun penjara.

Seperti diberitakan, Sugi tangkap karena ada beberapa laporan dari NU pusat dan sejumlah wilayah, kata Kabareskrim Komjen Listya Sigit saat dihubungi Beritasatu.com.

Sugi sebelumnya dilaporkan ke Bareskrim Polri lantaran dinilai telah menghina organisasi Nahdlatul Ulama, dalam sebuah pernyataannya di acara dialog salah satu channel YouTube.

Laporan itu dilakukan oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim. Polisi pun menerima pelaporan itu dengan nomor register LP/B/0596/X/2020/Bareskrim tertanggal 21 Oktober 2020.

Pelapor saat itu membawa barang bukti berupa CD yang berisikan pernyataan dari Sugi yang dianggap telah melecehkan NU serta disebut melakukan ujaran kebencian. Laporan dilakukan lantaran Gus Nur juga disebut telah berkali-kali menghina NU.

Dalam wawancara di YouTube, dia mengibaratkan NU sebagai “bus umum yang sopirnya mabuk, kondekturnya teler, keneknya ugal-ugalan, dan penumpangnya kurang ajar semua”.

Dia juga menggambarkan para penumpang "bus NU" itu sebagai kelompok sekluer, liberal dan PKI.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Layangan Tersangkut di Roda Pesawat, Citilink Mendarat dengan Selamat

Pesawat dengan tipe pesawat ATR 72-600 tersebut terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Yogyakarta dengan nomor penerbangan QG -1107.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Produksi Keripik Tempe dan Rempeyek Jambi, Menggeliat Kembali di Masa Pandemi

Usaha keripik tempe dan rempeyek di Jambi menggeliat kembali setelah sempat terpuruk di masa pandemi Covid-19.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

MCMI Riau Resmi Dibentuk

Kepengurusan Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCMI) Kepulauan Riau resmi terbentuk. Sabtu (24/10/2020).

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Berkali-Kali Hina NU, Nasib Gus Nur Berakhir di Balik Terali Besi

Laporan dilakukan lantaran Gus Nur disebut telah berkali-kali menghina NU.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Sebarkan Ujaran Kebencian, Gus Nur Ditangkap Bareskrim Polri

Gus Nur ditangkap atas tuduhan menyebarkan informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Jalan Metro Tj Bunga Makassar Akan Selevel Thamrin-Sudirman Jakarta

Jika pembangunan jalur pedestrian ini rampung, Jalan Metro Tanjung Bunga bakal menjadi jalan terlebar di Indonesia.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Infrastruktur Urat Nadi Pembangunan Kesejahteraan Papua

Pembangunan infrastruktur dinilai menjadi urat nadi pembangunan kesejahteraan di Papua secara berkelanjutan.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Bawaslu Bengkulu Awasi Kampanye di Pesta Pernikahan

Bawaslu Kota Bengkulu menurunkan tim untuk mengawasi calon kepala daerah (cakada) yang melakukan kampanye di pesta pernikahan.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Pengamat: Lakukan Dialog agar Temuan TGPF Tidak Mereproduksi Kekerasan di Papua

Pemerintah daerah juga harus turut berperan dan tidak hanya bergantung kepada TNI dan Polri.

NASIONAL | 24 Oktober 2020

Apresiasi Kerja TGPF Penembakan di Intan Jaya, Pengamat: Proses Hukum Harus Transparan

Aparat keamanan juga bisa melakukan kesalahan dalam tugas, karena pengetahuan dan pengalaman yang kurang mengenai wilayah Papua.

NASIONAL | 24 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS