Simak Berapa Lama Trudeau Berpikir Saat Ditanya Soal Trump
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Simak Berapa Lama Trudeau Berpikir Saat Ditanya Soal Trump

Rabu, 3 Juni 2020 | 08:00 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau tidak menyangka akan ditanya soal Donald Trump saat jumpa pers di kantornya di Ottawa, Selasa (2/6/2020) waktu setempat.

Dia butuh waktu lama, cukup lama sampai decapan bibirnya bisa mengisi keheningan, sebelum akhirnya menjawab -- tanpa sekalipun menyebut nama Trump.

Pertanyaan dari wartawan yang tidak terlihat di layar sebagai berikut: “Anda selalu enggan berkomentar pada ucapan dan tindakan Presiden Amerika Serikat. Namun sekarang Donald Trump meminta tindakan militer untuk menghadapi para demonstran. Kami juga melihat para demonstran diserang dengan gas air mata kemarin supaya memberi jalan bagi presiden yang akan melakukan sesi foto [di gereja]. Saya ingin bertanya pemikiran Anda soal itu, dan kalau Anda tidak bersedia berkomentar, pesan apa yang ingin Anda sampaikan?”

Trudeau tampak berpikir cukup keras selama 21 detik, seperti tengah merumuskan kalimat secara hati-hati, sebelum akhirnya bersuara.

“Kami semua menyaksikan dengan rasa horor dan keprihatinan atas apa yang sedang terjadi di Amerika Serikat,” kata Trudeau.

“Sekarang waktunya untuk mendengar dan belajar bahwa ketidakadilan masih terus terjadi meskipun sudah ada kemajuan dalam beberapa dekade terakhir,” ujarnya tanpa kritik terhadap Trump dan AS.

Justru, Trudeau langsung mengalihkan topik ke masalah negaranya sendiri.

“Sekarang waktunya bagi kita warga Kanada untuk mengakui bahwa kita punya tantangan kita sendiri. Warga kulit hitam di Kanada juga mengalami diskriminasi setiap hari. Masih ada diskriminasi yang sistemik di Kanada,” ujarnya.

Tanya jawab tersebut terkait aksi protes dan kerusuhan di berbagai kota di Amerika pasca-tewasnya pria kulit hitam George Floyd di tangan polisi Minneapolis 25 Mei lalu.



Sumber:CBC News


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Dr Fauci Prediksi Vaksin Covid-19 Tidak Beri Kekebalan Jangka Panjang

Pejabat dan ilmuwan AS berharap vaksin Covid-19 akan siap pada paruh pertama 2021.

DUNIA | 3 Juni 2020

Kunjungan Trump ke Gereja Berbuah Sindiran Biden

Trump berkunjung ke Gereja St. John's untuk sesi foto bersama staf dan anggota kabinet, tetapi dia tidak berdoa.

DUNIA | 3 Juni 2020

Garda Nasional Minnesota Tes Covid-19 Seluruh Anggotanya Setelah 1 Positif

Pasukan Garda Nasional Minnesota mengerahkan hampir 7.000 anggotanya guna mengendalikan aksi protes massa yang dipicu kematian George Floyd.

DUNIA | 3 Juni 2020

WNI Diminta Tidak Ikut-ikutan Demonstrasi di AS

Konjen RI di Chicago Meri Binsar Simorangkir, meminta warga negara Indonesia (WNI) tetap tenang dan waspada serta tidak ikut dalam aksi demonstrasi.

DUNIA | 2 Juni 2020

9,9 Juta Warga Wuhan Dites, Tidak Ada Kasus Covid-19 Baru

Dalam tempo setengah bulan saja, seluruh warga kota Wuhan sudah menjalani tes diagnostik virus corona.

DUNIA | 2 Juni 2020

Tiongkok dan India Kerahkan Senjata Berat ke Perbatasan Himalaya

Pasukan militer Tiongkok dan India dilaporkan telah mengerahkan persenjataan berat dan peralatan tempur dari kamp-kamp mereka ke perbatasan Himalaya.

DUNIA | 2 Juni 2020

Tiongkok Ancam Balas Langkah Trump Terkait Hong Kong

Tiongkok mengancam akan membalas langkah Presiden AS, Donald Trump, terkait pembatasan mahasiswa Tiongkok di negara itu.

DUNIA | 2 Juni 2020

Hadapi Demonstrasi, Kepemimpinan Trump Perburuk Perpecahan

Kepemimpinan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dinilai memperburuk krisis dan perpecahan dalam menghadapi demonstrasi terkait kematian George Floyd.

DUNIA | 2 Juni 2020

Kerusuhan Meluas, 140.000 WNI di AS Aman

Seluruh WNI di AS yang berjumlah 142.441 orang saat ini berada dalam kondisi aman dan baik.

DUNIA | 2 Juni 2020

Kepala Polisi ke Trump: Tutup Mulut, Ini Bukan Hollywood

"Kami memilih atau tidak memilih, Anda tetap presiden kami dan sekarang waktunya bersikap seperti seorang presiden.”

DUNIA | 2 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS