Di Davos, Trump Kecam Aktivis Lingkungan
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Di Davos, Trump Kecam Aktivis Lingkungan

Rabu, 22 Januari 2020 | 14:05 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut para aktivis lingkungan sebagai "prophets of doom" -- kelompok yang selalu meramalkan hal buruk akan terjadi -- saat berpidato di ajang World Economic Forum di Davos, Swiss, Selasa (21/1/2020) waktu setempat.

"Mereka ini selalu menuntut hal yang sama – kekuasaan mutlak untuk mendominasi, mentransformasi, dan mengendalikan setiap aspek kehidupan kita,” kata Trump tentang para aktivis lingkungan.

Dia menggambarkan mereka sebagai “penerus dari para peramal bodoh masa lalu".

Dia juga menyerukan penolakan terhadap prediksi terjadinya bencana besar dan menegaskan bahwa Amerika akan berjuang mempertahankan ekonominya.

Dalam kesempatan itu, Trump mengumumkan tekad Amerika untuk bergabung dalam gerakan global untuk menanam 1 triliun pohon.

"Kami berkomitmen untuk menjaga karya Tuhan dan keindahan alam dunia kita," ujarnya.

Hadir dalam pidato tersebut aktivis lingkungan remaja asal Swedia, Greta Thunberg, yang duduk di antara pengunjung lainnya.

Segera setelah pidato Trump, Thunberg membuka sesi diskusi bertajuk “Menghindari Bencana Iklim Besar”. Remaja berusia 17 tahun itu dikenal karena seruannya kepada para siswa di seluruh dunia untuk mogok sekolah sampai upaya perlindungan lingkungan dilakukan.

Dalam pidatonya, remaja itu tidak menyebut nama Trump, tetapi mengingatkan seluruh pemimpin dunia: “Kalau-kalau Anda tidak melihatnya, bumi sedang terbakar.”

"Rumah kita sedang terbakar. Sikap diam Anda semakin menambah nyala api setiap jamnya dan kami minta Anda untuk bertindak seolah Anda menyayangi anak-anak Anda lebih dari segalanya,” ujarnya.

Dia juga mengkritik keras para politisi dan pengusaha yang terus memberikan janji kosong.

"Anda bilang: ‘Kami tidak akan mengecewakan kalian. Jangan pesimistis.’ Lalu setelah itu, hening."

Dalam Perjanjian Paris 2015, negara-negara di seluruh dunia sepakat untuk menjaga temperatur bumi tetap dalam rentang 2 derajat Celsius di atas era pra-industri.

Mereka setuju dengan kenaikan suhu 1,5C tetapi para pakar mengatakan angka itu sudah terlampaui.



Sumber:BBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Trump Ajak Para Pemimpin Dunia Lindungi Warga Masing-masing

Kebijakan America First membuat AS terjebak sengketa dagang, tetapi di sisi lain, pertumbuhan ekonomi AS melesat.

DUNIA | 22 Januari 2020

UNWTO: 2020 Kunjungan Wisatawan Global Meningkat 4%

UNWTO: 2020 Kunjungan Wisatawan Global Meningkat 4%

DUNIA | 21 Januari 2020

Kedatangan Wisatawan Global 2019 Ukir Rekor 1,5 Miliar

Kedatangan Wisatawan Global 2019 Ukir Rekor 1,5 Miliar

DUNIA | 21 Januari 2020

Dari Greta Thunberg hingga Donald Trump, Ini Para Pembicara WEF 2020

Greta Thunberg (17), aktivis lingkungan dari Swedia dan Presiden AS Donald Trump menjadi dua tokoh yang bakal disorot dalam KTT WEF 2020.

DUNIA | 19 Januari 2020

KTT WEF Akan Minta Komitmen Para Pengusaha Hapus Emisi Karbon

KTT WEF merupakan kesempatan yang tepat untuk menunjukkan kepemimpinan dalam menghadapi perubahan iklim.

DUNIA | 19 Januari 2020

Harry dan Meghan Markle Berhenti Gunakan Gelar "Yang Mulia"

Kesepakatan tidak lazim ini, merupakan hasil negosiasi Pangeran Harry dengan Ratu Elizabeth II dan keluarga senior kerajaan lainnya.

DUNIA | 19 Januari 2020

383 TKI Bermasalah Dideportasi dari Sabah

Pemerintah Malaysia mengusir sebanyak 383 orang tenaga kerja Indonesia (TKI) bermasalah di Negeri Sabah ke Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara.

DUNIA | 17 Januari 2020

Tiongkok Sepakat Beli US$ 200 Miliar Produk AS

Donald Trump dan Xi Jinping memuji kesepakatan tersebut.

DUNIA | 16 Januari 2020

Resmi Mundur dari Kerajaan Inggris, Meghan Markle Kembali Jadi Filantropi

Meghan Markle mulai sibuk dengan aktivitas sosial usai resmi mengundurkan diri dari anggota kerajaan Inggris.

DUNIA | 15 Januari 2020

AS Sebut Penembakan oleh Letnan AU Saudi di Florida Aksi Terorisme

Sebanyak 21 personel militer Saudi yang menjalani pelatihan akan dipulangkan dari Amerika Serikat menyusul penyelidikan insiden tersebut.

DUNIA | 14 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS