Pelecehan dengan Coblos Udel, Rahayu Saraswati Minta Diusut Tuntas
INDEX

BISNIS-27 503.6 (0.97)   |   COMPOSITE 5652.76 (22.07)   |   DBX 1032.04 (1.71)   |   I-GRADE 164.451 (0.59)   |   IDX30 490.95 (1.17)   |   IDX80 128.766 (0.48)   |   IDXBUMN20 358.484 (2.15)   |   IDXG30 133.521 (0.33)   |   IDXHIDIV20 437.723 (1.25)   |   IDXQ30 142.408 (0.42)   |   IDXSMC-COM 239.978 (1.54)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (1.68)   |   IDXV30 120.747 (1.44)   |   INFOBANK15 969.323 (0.63)   |   Investor33 424.184 (0.89)   |   ISSI 165.497 (0.87)   |   JII 607.992 (2.49)   |   JII70 207.954 (1.18)   |   KOMPAS100 1151.81 (3.85)   |   LQ45 901.663 (2.32)   |   MBX 1571.94 (6.65)   |   MNC36 316.426 (0.66)   |   PEFINDO25 300.975 (5.44)   |   SMInfra18 283.853 (0.65)   |   SRI-KEHATI 362.321 (0.99)   |  

Pelecehan dengan Coblos Udel, Rahayu Saraswati Minta Diusut Tuntas

Selasa, 27 Oktober 2020 | 18:49 WIB
Oleh : Chairul Fikri / HS

Tangerang Selatan, Beritasatu.com - Calon Wakil Walikota Tangerang Selatan nomor urut 1, Rahayu Saraswati menyesalkan pelecehan seksual yang viral di media sosial. Dalam postingannya sebuah akun Facebook bernama Bang Djoel mengirimkan foto Saraswati yang sedang mengandung dengan tulisan bernada pelecehan seksual. Foto tersebut dikirim ke Group Facebook “Tangsel Rumah dan Kota Kita” dengan tulisan bernada pelecehan dan provokatif yakni 'Yg Mau Coblos Udelnya Silahkan. Udel Dah Diumbar.. Pantaskah Jadi Panutan Apalagi Pemimpin Tangsel?'.

Hal itu membuat keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto geram di tengah kontestasi Pilkada Tangerang Selatan pada 9 Desember 2020 mendatang. Atas pelecehan tersebut, Saras, demikian sapannya, meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas para pelakunya.

Kuasa hukum Rahayu Saraswati, Maulana Bungaran, saat mendampingi Saras di Kampung Anggrek, Serpong, Tangsel, Selasa (27/10/2020) mengatakan tulisan di media sosial itu bernada penghinaan, pelecehan dan pencemaran nama baik.

"Bahkan, menyerang kehormatan perempuan yang diduga dilakukan oleh akun Facebook Bang Djoel, jelas merupakan perbuatan yang bertentangan dengan hukum. Karena ini telah melanggar Pasal 27 ayat (1) UU ITE dan Pasal 281 KUHP. Oleh sebab itu, kami akan berkoordinasi dengan Ibu Saras untuk segera melaporkan hal tersebut keranah hukum," ungkap Maulana.

Saras memastikan pihaknya bakal mengambil jalur hukum karena memiliki unsur pelecehan seksual. Jadi, unggahan tersebut bukan hanya soal kampanye negatif terhadap dirinya. Persoalan pertama, kata dia, yang mau ditekankan adalah kekerasan seksual yang terjadi dengan cara tertulis di media daring.

“Kasus ini saya angkat karena jelas ditujukan ke saya dan memuat unsur pelecehan seksual dengan kata-kata coblos udelnya yang menggunakan dan menyebarluaskan tanpa seijin saya dari foto hamil 5 tahun yang lalu,” kata dia.

Menurut Saras serangan dan pelecehan di media sosial itu dikaitkan dengan pencalonan dirinya sebagai Wakil Wali Kota nomor urut 1. Hal itu juga patut diduga sebagai kampanye politik hitam (black campaign) dan kampanye jahat. “Akun itu bisa diduga kuat melakukan kampanye politik hitam berbasis pelecehan seksual terhadap saya," ungkapnya.

Saras menjelaskan konten yang beredar di media sosial itu sebagai pelecehan anatomi seorang ibu mengandung sangat tidak menghormati martabat perempuan. Apalagi, hal itu merupakan posisi mulia sebagai ibu yang melahirkan generasi penerus bangsa ini.

Dia menegaskan dengan kasus tersebut semakin memperkuat tekadnya untuk terus memperjuangkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Kekerasan terhadap Perempuan Meningkat, Ini Pesan Susi Pudjiastuti

Pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak dan Komnas Perempuan mencatat peningkatan kasus kekerasan pada perempuan sebesar 75% sejak pandemi.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Merapi Mulai Menunjukkan Gejala Erupsi

Menunjukkan erupsi berikutnya sudah semakin dekat

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Maulid di Tengah Pandemi, Menag: Perbanyak Salawat, Patuhi Protokol Kesehatan

Berbeda dari biasanya, Maulid tahun ini diperingati di tengah suasana Pandemi Covid-19.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Truk di Kapal Penyeberangan Wajib Diikat

Dirjen Hubdat meminta setiap kendaraan termasuk truk untuk diikat di kapal penyeberangan (Ro-Ro) guna mengindari benturan kendaraan ketika ada ombak besar.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Libur Panjang, Wakapolri Pantau Lalin di Merak dan Tol Cikopo

Pemantauan arus lalu lintas sebagai wujud nyata kehadiran Polri dalam rangka menjamin keamanan, keselamatan,.dan kenyamanan masyarakat di masa libur panjang in

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Waspadai Cuaca Ekstrem, Kemhub Terbitkan Maklumat Pelayaran

Seluruh operator kapal diminta melakukan pemantauan kondisi cuaca sekurang-kurangnya 6 jam sebelum berlayar.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

BNPT Ingatkan Belum Ada UU Jerat Radikal Kanan

Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Ahmad Nurwahid menyebut radikalisme itu paham yang merupakan fase menuju terorisme.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Libur Panjang, Basarnas Makassar Siagakan Personel di Lokasi Wisata

Basarnas Makassar melibatkan 96 personel yang berada di Kota Makassar, Kabupaten Bone, Kepulauan Selayar, Bantaeng dan Palopo.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Ganjar Pranowo: Toleransi Merupakan Budaya

Gebyar Nusantara merupakan rangkaian acara kebudayaan terbesar di IPB.

NASIONAL | 27 Oktober 2020

Operasi Zebra di Bengkulu Sasar Pelanggar Protokol Kesehatan

Operasi Zebra Nala difokuskan pada penertiban masyarakat tidak patuh melaksanakan protokol kesehatan.

NASIONAL | 27 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS