Bogor Akan Bangun Inkubator Bisnis Pengelolaan Sampah
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Bogor Akan Bangun Inkubator Bisnis Pengelolaan Sampah

Kamis, 23 Juli 2020 | 07:57 WIB
Oleh : Vento Saudale / HS

Bogor, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana membangun zona inkubator bisnis pengelolaan sampah di tempat penampungan akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Rencana tersebut telah dibahas bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

"Ke depan kita akan bekerja sama dalam membuat semacam zona inkubator bisnis pengelolaan sampah," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Rabu (22/7/2020).

Di TPA Galuga, Pemkot Bogor memiliki lahan seluas 36 hektare. Sedangkan, lahan yang dipergunakan untuk TPA hanya seluas 13 hektare.
Dedie menyebut, pihaknya tak akan memperluas atau memperlebar TPA hanya untuk pembuangan sampah. Namun, Dedie akan memanfaatkan lahan seluas 6 hektare untuk membuat zona inkubator pengelolaan sampah. "Jadi perusahaan yang mau buat pengelolaan sampah kan gak perlu buat di luar area TPS, karena nanti izin lagi," jelas Dedie.

Zona inkubator bisnis pengelolaan sampah itu, kata Dedie, akan diintegrasikan dengan TPA, termasuk analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) sehingga sampah yang dibuang baik dari kota maupun kabupaten Bogor dapat diolah di zona tersebut.

"Jadi, sistem terintegrasi ini dapat mengkonsumsi sampah-sampah yang tiap hari datang, bukan hanya di tumpuk tapi diolah dan betul-betul termanfaatkan," jelas Dedie.

Di zona itu, Dedie menguraikan, sampah dapat diolah untuk sejumlah produk yang bermanfaat, seperti briket, listrik hingga pupuk, agar bisa mendapat keuntungan dari pengelolaan sampah itu.

"Kalo ada zona inkubator pengelolaan sampah, retribusi, tenaga kerja kan menyerap dari kabupaten, manfaat listrik tadi ya, bisa disalurkan untuk wilayah yang paling dekat dengan lokasi, yakni kabupaten," ucap Dedie.

Sejauh ini, Dedie menjelaskan, telah ada banyak investor yang mengajukan untuk mengelola sampah milik Pemkot Bogor. Hanya saja, lokasi yang diajukan investor berada di luar area TPA Galuga sehingga dikhawatirkan menimbulkan dampak negatif baru.

"Kalo di sini kan kita minimal meminimalisir potensi kekumuhannya, baunya. Makanya kalau bisa kita bangun bisnis inkubator sampah maka persoalan ini akan dipecahkan," jelasnya.

Saat ini, Pemkot Bogor dan Pemkab Bogor sedang merevisi sejumlah poin mengenai Memorandum of Understanding (MoU) untuk membuang sampah di TPA Galuga. Sebab, MoU perpanjangan kontrak kerja sama TPA Galuga antara kota dan kabupaten Bogor itu akan berakhir tahun 2020.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jumlah Hewan Kurban di Bogor Menurun Saat Pandemi

Omset penjualan hewan kurban juga menurun.

MEGAPOLITAN | 23 Juli 2020

Optimalisasi Kredit Jadi Solusi di Tengah Dampak Besar Covid-19

Kondisi Jakarta akan mempengaruhi kondisi ekonomi nasional. Pasalnya, 70 persen perputaran uang di Indonesia ada di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 22 Juli 2020

Kejari Bekasi Dalami Kasus Pembangunan SMPN 3

Agenda besar Kejari Kabupaten Bekasi lainnya adalah melakukan pendampingan ke masyarakat agar pandemi Covid-19 tidak membuat penderitaan berkepanjangan.

MEGAPOLITAN | 22 Juli 2020

Demokrat Minta Anies Gandeng Provider Gratiskan Paket Data

Di beberapa negara maju, ada program berupa student price, salah satunya paket internet dengan harga pelajar.

MEGAPOLITAN | 22 Juli 2020

Persiapan Iduladha, Baznas BAZIS DKI Borong 150.000 Bongsang Milik Pengrajin

Ahmad Luthfi Fatullah mengatakan, mengganti kantong plastik dengan bongsang, maka Baznas BAZIS setidaknya telah melakukan dua upaya.

MEGAPOLITAN | 22 Juli 2020

Edarkan US$ Palsu Setara Rp 9,8 M, Oknum Wartawan Ditangkap

Oknum wartawan media online diamankan oleh personel Polres Metro Kota Tangerang setelah mengedarkan uang US$ palsu setara Rp 9,8 miliar.

MEGAPOLITAN | 22 Juli 2020

Realisasi Pendapatan DKI 83% dari Target 2019

Pendapatan Daerah dalam Tahun Anggaran 2019 ditargetkan sebesar Rp 74,99 triliun dan terealisasi sebesar Rp 62,30 triliun atau 83,07%.

MEGAPOLITAN | 22 Juli 2020

Cegah Covid-19, Anies: Warga Perlu Saling Mengingatkan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswesan menegaskan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 perlu partisipasi aktif dari warga.

MEGAPOLITAN | 22 Juli 2020

Kasus Kematian Yodi Prabowo, Penyidik Masih Tunggu Pemeriksaan CCTV

Penyidik telah memeriksa 34 saksi terkait kasus kematian editor Metro TV Yodi Prabowo.

MEGAPOLITAN | 22 Juli 2020

Komplotan Pembobolan Rumah Kosong Dibekuk Polres Kota Bandara Soetta

Aksi terakhir komplotan ini adalah menyasar gedung baru Markos Komando Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

MEGAPOLITAN | 22 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS