Empat Cara Kurangi Ketagihan Junk Food
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Empat Cara Kurangi Ketagihan Junk Food

Jumat, 8 Mei 2020 | 10:30 WIB
Oleh : HS

Jakarta, Beritasatu.com - Makanan tak sehat, salah satunya junk food, terkadang bisa membuat Anda ketagihan. Makanan manis dengan karbohidrat, membantu pelepasan zat kimia bahagia atau disebut serotonin, yang juga memainkan peran penting dalam menghasilkan perasaan senang dan bahagia.

Umpan balik positif otak inilah alasan anda kembali ke kebiasaan konsumsi junk food terus menerus padahal hanya kepuasan sementara yang didapat. Walau memang sebagian masyarakat tahu sisi buruk makanan ini untuk kesehatan.

Namun, sebenarnya ada cara untuk setidaknya mengurangi konsumsi makanan tak sehat ini, termasuk saat Ramadan seperti sekarang. Berikut kiatnya seperti dilansir Medical Daily:

Berolahraga
Menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 2015, jalan cepat selama 15 menit menurunkan hasrat menyantap kudapan tidak sehat.

Tetap Terhidrasi
Setiap kali anda menderita rasa lapar dan ingin junk food, minumlah air dan pastikan tetap terhidrasi dengan minum 64 ons air setiap hari. Jika sedang menjalani pola diet tertentu, minumlah air putih setiap kali merasa lapar, bahkan setelah mengonsumsi makanan.

Buat Rencana
Anda bisa menentukan hari curang atau waktu untuk memuaskan sebagian keinginan pada kudapan tak sehat. Ini bisa memudahkan untuk mengikuti rencana diet sehat.

Hindari Pemicu
Ketika orang stres, tertekan dan kesepian, maka memicu ingatan yang terkait dengan makanan tertentu. Pemicu sensorik, baik itu bau atau visual, juga bisa membuat orang memanjakan mulutnya. Waspadai pemicu-pemicu ini, terutama selama pandemi Covid-19. Ketahuilah makanan tidak dapat menggantikan dan mengubah perasaan tidak bahagia.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Penyakit-penyakit Ini Kerap Muncul Saat Berpuasa

Penuhilah 10-20 persen kebutuhan energi dengan makanan bernutrisi.

GAYA HIDUP | 8 Mei 2020

Selamatkan Karyawan dari Pemecatan, Pengusaha Muda Ade Erwan Jual APD

Ade Erwan melakukan inovasi demi menyelamatkan karyawan perusahaan tekstilnya.

GAYA HIDUP | 7 Mei 2020

Usai Pandemi Covid-19, Industri Pariwisata Hadapi New Normal Tourism

Usai pandemi Covid-19, industri pariwisata Indonesia akan menghadapi era new normal tourism.

GAYA HIDUP | 7 Mei 2020

The Shonet Resmi Luncurkan E-Commerce

The Shonet tak hanya datang dengan brand lokal, juga merek-merek yang telah dikenal global.

GAYA HIDUP | 7 Mei 2020

Makanan Pedas Jadi Andalan Bisnis Kuliner Olyvia Jouvan

Cumi dan ceker super pedas jadi menu andalan bisnis kuliner Olyvia Jouvan.

GAYA HIDUP | 6 Mei 2020

Bukan Air Mawar Biasa, Ini Khasiat Ekstrak Baby Rose untuk Kulit

Bukan Air Mawar Biasa, Ini Khasiat Ekstrak Baby Rose untuk Kulit

GAYA HIDUP | 6 Mei 2020

BestHostels.co.id Jadi OTA Khusus Hostel Pertama di RI

Hostel atau yang dikenal hotel budget ini, dalam satu kamar bisa diisi 4 hingga 12 orang dimana tidak saling kenal.

GAYA HIDUP | 6 Mei 2020

3.408 Wisatawan Mancanegara Tinggalkan Bali

Terhitung dari tanggal 8 Februari hingga 27 April, sebanyak 22 penerbangan repatriasi yang mengangkut sedikitnya 3.408 WNA dari berbagai negara telah terlayani.

EKONOMI | 6 Mei 2020

Maret 2020, Kunjungan Wisman ke Indonesia Turun 64%

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia turun 64,11% dibandingkan Maret 2019.

GAYA HIDUP | 4 Mei 2020

Tantangan dan Peluang Ekonomi dibalik Medical Tourism di Indonesia, Bisa Sesukses Negara Lain?

Menurut data dari IMTJ, pasien Indonesia bisa mengeluarkan sampai Rp 100 triliun setiap tahunnya untuk aktivitas medical tourism.

GAYA HIDUP | 5 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS