Dualisme Bursa Tidak Menyebabkan Harga Timah Turun
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Dualisme Bursa Tidak Menyebabkan Harga Timah Turun

Jumat, 26 Juni 2020 | 12:52 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / HS

Jakarta, Beritasatu.com - Keberadaan dua bursa komoditi berjangka timah di Indonesia yaitu Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI/ICDX) dan Jakarta Future Exchange (JFX) akan saling menopang. Demikian juga tidak akan memicu penurunan harga terhadap komoditi yang diperdagangkan.

Demikian disampaikan ekonom Universitas Padjajaran Bandung Sulaeman Rahman Nidar dan pengamat ekonomi dari Institut Manajemen Koperasi Indonesia Giyanto Purbo secara terpisah, Kamis (25/6/2020).

Sulaeman mengatakan adanya dua pasar justru mencegah terjadinya monopoli sekaligus mendorong tingkat efisiensi pasar. Pasar yang paling efisien akan mendorong banyak pelaku pasar untuk bertransaksi, sebaliknya pasar yang dinilai kurang efisien oleh pelaku pasar akan merugi.

“Dengan adanya dua pasar, mungkin merugikan salah satu pasar, yaitu pasar yang kurang efisien,” kata Sulaeman.

Giyanto menambahkan bahwa penurunan harga timah bukan disebabkan adanya dua bursa komoditas timah di Indonesia. Penurunan harga timah lebih disebabkan akibat rendahnya permintaan dari industri penghasil produk turunan timah seperti elektronik akibat pandemi Covid-19.

"Akibat pandemi Covid-19 hampir semua industri yang aktivitasnya melibatkan interaksi dengan banyak orang dipaksa tutup. Lalu, bagaimana ada permintaan bahan baku jika tidak ada produksi," ujar Giyanto.

Menurut dia, pembentukan dua bursa berjangka timah ICDX sejak 2013 lalu dan JFX sejak dua tahun lalu merupakan hal yang wajar sebagai upaya untuk menstabilkan harga timah.

Selain itu, imbuhnya, pembentukan kedua bursa tersebut juga bertujuan agar Indonesia sebagai salah satu penghasil timah terbesar bisa menjadi penentu harga timah di pasar dunia.

Dalam upaya menjaga stabilitas harga timah, pembentukan bursa timah juga meningkatkan transparansi perdagangan timah nasional termasuk pertambangan ilegal timah. Data United Nations Comtrade (UN Comtrade) tahun 2014 menyebutkan ekspor timah dari Indonesia ke Singapura sebesar US$ 1,2 miliar. Namun, yang tercatat di Singapura hanya US$ 638 juta atau terdapat ketidakjelasan legalitas ekspor timah Indonesia ke Singapura sebesar US$ 562 juta (Kementerian ESDM 2016).



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ini Klarifikasi Bank Bukopin Terkait Masalah Penarikan Dana Nasabah di Sidoarjo

Proses penguatan modal dari KB Kookmin Bank tetap berjalan sesuai komitmen kedua institusi keuangan ini.

EKONOMI | 26 Juni 2020

Kurs Rupiah Berbalik Melemah ke Rp 14.200

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Jumat(26/6/2020), berbalik melemah ke kisaran Rp 14.200.

EKONOMI | 26 Juni 2020

Sesi I, IHSG Menguat Tipis ke 4.941

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,13 persen ke kisaran 4.903,11 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (26/6/2020).

EKONOMI | 26 Juni 2020

Program Kemitraan KBI Dukung Pengembangan UMKM

Sepanjang 2019, program kemitraan PT KBI telah merealisasikan dana Rp 6 miliar untuk 127 mitra binaan yang berasal dari sektor perikanan dan pertanian.

EKONOMI | 26 Juni 2020

Di Tengah Pandemi, BRIsyariah Dorong Perusahaan-perusahaan untuk IPO

BRIsyariah sebagai bank syariah terus mendukung serta mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk berkembang melalui sarana pendanaan di pasar modal.

EKONOMI | 26 Juni 2020

Abipraya Bantu UMKM Kembangkan Usaha di Tengah Pandemi

Abipraya mendukung program pemerintah dalam membantu pengusaha kecil mandiri untuk terus menjalankan bisnisnya.

EKONOMI | 26 Juni 2020

Biaya PEN Sangat Besar, Said Abdullah: Perlu Burden Sharing Pemerintah dan BI

Besarnya alokasi anggara PEN menyebabkan terjadinya pelebaran defisit dalam APBN 2020 mencapai 6,34 persen.

NASIONAL | 26 Juni 2020

Kurs Rupiah Pagi Ini Menguat ke Rp 14.106

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Jumat(26/6/2020), menguat ke kisaran Rp 14.100.

EKONOMI | 26 Juni 2020

IHSG Dibuka Menguat 0,85%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,85 persen ke kisaran 4.938,08 pada awal perdagangan hari ini, Jumat (26/6/2020).

EKONOMI | 26 Juni 2020

Bursa Asia Dibuka Menguat

Indeks Nikkei 225 Tokyo naik 0,88 persen ditopang saham Softbank Group yang naik lebih dari 1 persen. Indeks Kospi Korsel naik 0,91 persen.

EKONOMI | 26 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS