INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Berkantor di AS, TikTok Akan Dirikan TikTok Global

Selasa, 22 September 2020 | 08:08 WIB
Oleh : Happy Amanda Amalia / PYA

Redwood Shores, Beritasatu.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengumumkan persetujuan sementara dari pemerintah untuk menyelesaikan beberapa isu yang tengah dihadapi ByteDance. Pemerintah AS akan mengizinkan Oracle dan Walmart untuk mengambil alih 20% saham TikTok Global yang baru terbentuk.

Menurut siaran pers dari Oracle, Selasa (22/9), sebagai bagian dari kesepakatan tersebut maka TikTok akan mendirikan perusahaan baru yang disebut TikTok Global untuk menyediakan seluruh layanan TikTok kepada para pengguna di AS, dan sebagian besar pengguna lain di dunia. Kini, Pemerintah AS untuk sementara telah menyetujui kesepakatan penting yang akan menjadikan Oracle sebagai vendor cloud yang aman bagi TikTok.

Sementara itu, para pemegang saham mayoritas TikTok Global akan mencakup sejumlah investor AS, termasuk Oracle dan Walmart. TikTok Global akan menjadi perusahaan independen di AS yang berkantor pusat di AS. Di samping itu, empat dari lima orang direksi TikTok Global akan dijabat oleh warga negara AS.

Semua teknologi TikTok pun akan dimiliki TikTok Global, serta mematuhi ketentuan dan regulasi tentang privasi data di AS. Selanjutnya, privasi data segera diberikan untuk 100 juta pengguna TikTok di AS dengan mengalihkan seluruh data di AS ke pusat data 'Generation 2 Cloud' milik Oracle – sebuah pusat data cloud yang paling aman di dunia.

Berdasarkan pengalaman selama berpuluh-puluh tahun dalam melindungi data yang paling sensitif di dunia, layanan cloud 'Oracle Generation 2' mengisolasi aplikasi yang tengah beroperasi, serta secara otonom merespons ancaman-ancaman keamanan siber. Teknologi unik ini mengatasi risiko yang muncul dari kegiatan mata-mata yang dilakukan pemerintah asing terhadap pengguna AS atau upaya untuk memengaruhi mereka lewat disinformasi.

Menurut Chief Technology Officer (CTO) Oracle Larry Ellison, keputusan teknis yang diambil TikTok sangat dipengaruhi oleh kesuksesan Zoom yang baru saja mengalihkan kapasitas video conferencing ke Oracle Public Cloud.

"TikTok memilih infrastruktur 'Generation 2 Cloud' yang baru dari Oracle karena layanan ini lebih cepat, andal, dan aman ketimbang teknologi generasi sebelumnya yang saat ini masih ditawarkan semua vendor cloud yang utama," ujar dia dalam siaran pers.

Sedangkan Chief Executive Officer (CEO) Oracle Safra Catz mengatakan, sebagai bagian dari kerja sama ini TikTok akan memanfaatkan Oracle Cloud, dan Oracle akan menjadi investor minoritas dalam TikTok Global.

"Oracle akan cepat menjalankan, meningkatkan skala, serta mengelola sistem TikTok pada Oracle Cloud. Kami 1.000% optimis bahwa kami mampu memberikan lingkungan yang sangat aman bagi TikTok, serta menjamin privasi data pengguna TikTok di Amerika dan seluruh dunia. Layanan Oracle akan sangat meningkatkan keamanan dan menjamin privasi sehingga komunitas pengguna TikTok dapat terus berkembang pesat dan menguntungkan seluruh pemangku kepentingan," kata Catz.

Selain kepemilikan saham, Walmart akan menyediakan fitur-fitur ritel omni-channel termasuk Walmart.com, platform e-Commerce, logistik, pembayaran, serta layanan periklanan measurement-as-a-service.

Di sisi lain, TikTok Global akan menciptakan lebih dari 25.000 lapangan pekerjaan baru di AS, dan berkontribusi senilai lebih dari US$ 5 miliar dalam bentuk pajak bagi anggaran Pemerintah AS.

TikTok Global, bersama Oracle, SIG, General Atlantic, Sequoia, Walmart, dan Coatue kelak menjalankan inisiatif edukasi untuk mengembangkan dan menyediakan kursus video lewat internet tentang kecerdasan buatan (AI). Dengan demikian, anak-anak yang tinggal di berbagai pusat kota hingga kota pelosok, dapat belajar tentang AI, serta mengikuti beragam kursus dari membaca dan matematika hingga sains, sejarah, dan ilmu komputer.

TikTok Global juga akan melakukan penawaran umum perdana (IPO) dalam waktu kurang dari 12 bulan mendatang, serta terdaftar di Bursa Efek AS. Setelah IPO, kepemilikan warga negara AS dalam TikTok Global kelak bertambah, dan terus berkembang secara berkala.

Lewat kemitraan ini, TikTok Global akan terus menyediakan akses terhadap media sosial yang digemari ratusan juta warga AS, serta meningkatkan persaingan di segmen media sosial.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bangunan Runtuh di India, 10 Tewas

Satu bangunan tiga lantai di pinggiran Mumbai, India, runtuh pada Senin (21/9) dini hari saat penghuninya tertidur di dalam.

DUNIA | 22 September 2020

Kasus Positif Covid-19 di AS Tembus 7 Juta

Jumlah kasus positif Covid-19 di Amerika Serikat sudah menembus 7 juta pada Senin (21/9/2020).

DUNIA | 21 September 2020

Prihatin Pandemi, PBB Peringati Hari Jadi ke-75

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingati hari jadinya yang ke-75 pada Senin (21/9).

DUNIA | 21 September 2020

Distribusi Vaksin Covid-19 Sangat Riskan Suhu dan Benturan

Sebelum digunakan, vaksin harus disimpan dalam suhu yang dingin dan terlindung dari guncangan atau benturan.

DUNIA | 21 September 2020

India Gelar 1,2 Juta Tes Covid-19 dalam Sehari

India menggelar 1,2 juta tes Covid-19 di seluruh negeri pada Sabtu (19/9), sejauh ini sebagai jumlah sampel pengujian tertinggi dalam satu hari.

DUNIA | 21 September 2020

Inggris Ancam Denda Rp 191 juta Pelanggar Aturan Covid-19

Orang-orang di Inggris yang melanggar peraturan baru Covid-19 tentang isolasi mandiri akan didenda 10.000 poundsterling atau Rp 191 juta.

DUNIA | 21 September 2020

Inggris di Titik Kritis Pandemi Covid-19

Lebih 40.000 orang di Inggris telah meninggal dalam 28 hari setelah dites positif Covid-19 sejak dimulainya pandemi pada Maret.

DUNIA | 21 September 2020

Berkat Kemitraan Oracle dan Walmart, Trump Dukung Kesepakatan TikTok di AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Sabtu (19/9), telah menyatakan persetujuannya agar TikTok melanjutkan operasinya di AS.

DUNIA | 21 September 2020

Virus Corona Ditemukan pada Kemasan Cumi Impor di Tiongkok

Otoritas mendesak pada semua pihak yang membeli produk tersebut agar melakukan tes Covid-19.

DUNIA | 21 September 2020

Bocoran Dokumen: HSBC Fasilitasi Dana Dari Investasi Bodong

HSBC sebelumnya sudah diperingatkan regulator Amerika soal aktivitas penipuan investasi oleh nasabahnya.

DUNIA | 21 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS