Bakamla Dampingi Nelayan Indonesia di Perairan Natuna

Bakamla Dampingi Nelayan Indonesia di Perairan Natuna
Ilustrasi Nelayan Indonesia ( Foto: Antara / Antara )
Yeremia Sukoyo / FER Selasa, 7 Januari 2020 | 15:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Nelayan Indonesia yang berada di sekitar perairan Natuna, diminta untuk tidak takut menjalankan aktivitasnya di wilayah teritorial laut Indonesia. Harapan tersebut disampaikan menyusul belum berhentinya aksi provokasi yang dilakukan nelayan Tiongkok di perairan Natuna.

Baca: Lima KRI Amankan Perairan Natuna

Baca: Negara Ingin Benar-benar Hadir di Natuna

"Kita (Bakamla) akan hadir di situ. Jadi mereka (nelayan) beroperasi di sekitar saya," kata Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksamana Madya Achmad Taufiqoerrochman, sesaat setelah Rakorsus terkait Tugas Pokok Fungsi (Tupoksi) dan Kewenangan Penanganan Pengamanan Laut di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (7/1/2020).

Kendati demikian,kata Taufiqoerrochman, yang patut diwaspadai nelayan di Natuna saat ini adalah cuaca yang tidak menentu di lautan. Faktor cuaca harus dipertimbangkan apakah nelayan di Natuna perlu untuk melaut atau tidak demi keselamatan.

"Yang jadi masalah adalah musim sekarang musim ombaknya besar. Apakah nelayan kita mampu, itu yang nanti kita lihat. Jadi kita akan lebih mengedepankan keselamatan," ujar Taufiqoerrochman.

Baca: TNI Imbau Nelayan Natuna Tidak Takut

Baca: Nelayan Pantura Dikirim ke Natuna

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan juga akan mengirim 120 nelayan dari pantai utara Pulau Jawa (Pantura) ke perairan Natuna.

Pengiriman nelayan-nelayan tersebut merupakan salah satu upaya dalam menjaga kedaulatan wilayah Indonesia, terutama di Natuna yang sedang berpolemik karena adanya klaim Tiongkok atas wilayah tersebut.



Sumber: Suara Pembaruan