Istri Bomber Sibolga Meledakkan Diri Bersama Anak 2 Tahun

Istri Bomber Sibolga Meledakkan Diri Bersama Anak 2 Tahun
Polisi berjaga di sekitar rumah terduga teroris di mana terjadi ledakan di Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Sekuntum, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Sibolga, Sumut, 12 Maret 2019. ( Foto: ANTARA )
Farouk Arnaz / YUD Rabu, 13 Maret 2019 | 15:49 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi akhirnya berhasil menemukan jasad istri Abu Hamzah yang memilih meledakkan dirinya dibanding menyerah. Perempuan itu mengakhiri hidupnya bersama seorang anaknya yang berusia dua tahun.

“Info dari lapangan, setelah di evakuasi, (jasad) ibu dan anak itu dapat dipastikan berada di kamar saat meledakkan diri. Ibu dan seorang anak kecil berusia 2 tahun lebih,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Rabu (13/3/2019).

Saat ini tim berhati-hati untuk melakukan olah TKP dan evakuasi bagian tubuh-tubuhnya. Sebelumnya polisi mengatakan dua orang anak Abu Hamzah diduga ikut meninggal dunia bersama ibunya. Anak kedua belum ditemukan.

Seperti diberitakan Abu Hamzah berhasil ditangkap hidup terkait dengan lone wolf yang ditangkap sebelumnya yang dipastikan terpapar Jamaah Ansharu Daulah (JAD) khususnya dengan pekaku yang ditangkap di Lampung.

Saat akan dilakukan pengecekan awal di rumah Abu Hamzah pada Selasa (12/3/2019) sekitar pukul 14.50 WIB kemarin, juga ada bom meledak yang melukai petugas. Belakangan istri Abu Hamzah juga meledakkan dirinya.

Sedangkan R ditangkap pada Sabtu (9/3/2019). Pada R dicurigai terdapat bom dan diamankan tim jihandak.
R sempat menyampaikan ke orang tuanya untuk melakukan amaliah menyerang Polda Lampung dan kantor polisi di Jakarta.



Sumber: BeritaSatu.com