JK: Operasi Peningkatan Keamanan di Papua Harus Ditingkatkan

JK: Operasi Peningkatan Keamanan di Papua Harus Ditingkatkan
Ilustrasi kelompok bersenjata di Papua. (Foto: Bumipapua)
Robertus Wardi / WBP Selasa, 12 Maret 2019 | 21:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengemukakan akan ada peningkatan pengamanan di Papua untuk menghadapi berbagai aksi teror kepada masyarakat. Namun peningkatan itu belum menetapkan Papua sebagai daerah darurat.

‎"Operasi tentu harus ditingkatkan tapi tidak berarti harus keadaan darurat," kata Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengusulkan agar ada peningkatan status di Papua. Dia meminta supaya dinaikkan menjadi status darurat. Hal itu agar terjadi gerakan masif dan besar-besaran dalam mengejar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang selalu menebar teror di Papua.

Jusuf Kalla menjelaskan usul boleh saja. Namun pertimbangan utamanya dari TNI dan Polri. Alasannya yang dihadapi adalah gerilyawan yang bersembunyi di hutan.

"Ya usul sih tentu, tapi ini tergantung pertimbangan dari TNI dan Polri. Karena ini kan sifatnya gerilyawan, semacam bergerilya itu kan, jadi menneror orang, masyarakat," ujar Jusuf Kalla.

Saat ditanya soal penambahan pasukan, JK tegaskan ‎perlu dilakukan. Di samping untuk melawan KKB yang terus beraksi, juga untuk menjaga pembangunan di Papua. "Ya tentu dibutuhkan, apalagi pembangunan di situ kan," tutup Jusuf Kalla.



Sumber: Suara Pembaruan