Terdampak Pandemi, Pengusaha Kuliner Putar Otak Berinovasi
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-9.74)   |   COMPOSITE 6258.57 (-118.4)   |   DBX 1209.79 (-7.56)   |   I-GRADE 185.201 (-3.15)   |   IDX30 531.719 (-11.49)   |   IDX80 142.034 (-2.79)   |   IDXBUMN20 420.424 (-11.55)   |   IDXESGL 146.593 (-2.74)   |   IDXG30 145.132 (-2.95)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-8.07)   |   IDXQ30 151.699 (-2.74)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-6.96)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-8.98)   |   IDXV30 142.342 (-4.12)   |   INFOBANK15 1078.54 (-23.31)   |   Investor33 455.425 (-8.95)   |   ISSI 183.228 (-3.1)   |   JII 646.305 (-9.76)   |   JII70 225.666 (-3.53)   |   KOMPAS100 1262.11 (-23.67)   |   LQ45 987.949 (-21.07)   |   MBX 1725.55 (-36.04)   |   MNC36 336.055 (-6.76)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.72)   |   SMInfra18 316.891 (-5.9)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-8.04)   |  

Terdampak Pandemi, Pengusaha Kuliner Putar Otak Berinovasi

Selasa, 6 Oktober 2020 | 21:23 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah pengusaha kuliner mengaku pandemi Covid-19 memukul usahanya. Mereka pun terpaksa memutar otak berinovasi agar usahanya tetap berjalan.

Di samping itu, pengusaha kuliner juga berharap pembatasan sosial skala besar (PSBB) tidak kembali diperpanjang. Disiplin menjalankan protokol kesehatan harus lebih diutamakan.

Pengusaha kuliner Christofer Sebastian mengatakan, bisnis kuliner sejak masa pandemi terpukul dengan omzet turun hampir 70%.

"Mau tidak mau ada strategi meski dengan strategi itu pun masih susah. Sekarang ini ada PSBB lagi, kami push di industri online di Gojek dan Grabfood. Kami berikan diskon dan promo," katanya dalam dialog virtual Upaya Meningkatkan Pemasukan Sektor UMKM selama Masa Pandemi Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Selain itu, kerja sama dengan beberapa food blogger dan tokoh publik juga dilakukan untuk membantu untuk memperkenalkan produknya. Ia juga mengaku mengeluarkan produk frozen food untuk konsumen yang ingin menyimpan makanannya dalam beberapa waktu.

"Efek PSBB cukup signifikan sangat berat bagi kami. Terutama PSBB sekarang ini karena tidak boleh dine in. Kalau boleh sharing, ini sungguh sangat memukul industri kami. Kita tahu kesehatan sangat utama diperlukan, vaksin belum ada, tapi sampai berapa lama hal ini akan berlanjut. Protokol kesehatan yang harus diutamakan," paparnya.

Meski begitu, ia harus memutar otak dan membuat strategi baru agar bisa menutupi biaya produksi. Sebab jika pengusaha menyerah dikhawatirkan ekonomi akan hancur. Oleh karena itu, protokol kesehatan harus dilakukan dengan disiplin sehingga nantinya sektor ekonomi dan Covid-19 membaik.

"Masa kita mau PSBB lagi. Kalau diulang begitu terus kita tidak akan selesai. Justru lama-lama pengusaha akan tutup. Kita tahu pengusaha sebesar apapun sekarang teriak," imbuhnya.

Pihaknya mengaku menerapkan protokol kesehatan dengan sangat disiplin di kantornya. Sanksi juga diberikan jika ada yang melanggar. Karyawan yang sakit diminta tidak bekerja, diberi vitamin, dan satu minggu sekali wajib menjalani rapid test.

Ia pun berharap para pengusaha terus berinovasi sehingga ekonomi tetap berjalan.

Hal senada juga diungkapkan Jodi Janitra pengusaha kuliner kue kering asal Bandung. Ia berinovasi agar produknya laku di pasaran.

Saat Lebaran, ia mengaku omzetnya turun hingga 50%. Lalu karena pamor empon-empon meroket, akhirnya ia membuat cookies empon-empon yang akhirnya menaikkan omzet penjualannya.

"Lumayan agak naik, sebentar jadi best seller. Banyak yang bisa dilakukan untuk bertahan di pandemi ini," imbuhnya.

Dalam menerapkan protokol kesehatan, Jodi mengaku, lingkungan usahanya pun sangat ketat menerapkan protokol kesehatan.

Pengusaha kuliner Donny Pramono juga sepakat bahwa disiplin menerapkan protokol kesehatan menjadi kunci.

Lingkungan usahanya bahkan sudah menerapkan protokol kesehatan sejak Februari, saat informasi Covid-19 masih melanda negara lain.

Menurutnya, pandemi ini menjadi krisis paling menantang dan memberi dampak luar biasa.

"Dari 250 outlet kami, hingga Oktober yang buka tinggal setengahnya saja. Dalam operasional perusahaan margin keuntungan tidak ada. Kami buka hanya untuk mengaji karyawan. Kami harus tetap survive untuk lalui keadaan genting seperti ini," paparnya.

Ia mengaku, lingkungan usahanya menerapkan protokol kesehatan ketat dan memberi sanksi bagi pelanggarnya untuk menekan cluster penularan Covid-19 di perkantoran.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mido Memperkaya Koleksi Ocean Star

Jam tangan Mido Ocean Star GMT dilengkapi dengan fungsi GMT yang sangat praktis dan menampilkan waktu dalam dua zona yang berbeda.

GAYA HIDUP | 6 Oktober 2020

Jelajah Virtual Keajaiban Makanan Penutup di Jakarta Dessert Week

Jakarta Dessert Week menghadirkan keajaiban makanan penutup 63 restoran di Indonesia.

GAYA HIDUP | 6 Oktober 2020

Toffin E-Learning Center Dorong Bisnis Kopi Berdaya Saing

Toffin E-Learning Center sebagai jawaban atas kebutuhan para pebisnis kopi, barista, dan stakeholder di industri kopi.

GAYA HIDUP | 5 Oktober 2020

Kolaborasi Apik Teknologi dan Tradisi di Atas Kain Batik

Nancy Margried Panjaitan mencoba kolaborasi teknologi dan tradisional di atas kain batik.

GAYA HIDUP | 4 Oktober 2020

Adelle Jewellery Gelar Festival Pernikahan Daring di Instagram

Adelle’s Live Wedding Festival part II yang akan dilaksanakan secara daring di Instagram Live @adellejewellery pada 9-11 dan 16-18 Oktober 2020.

GAYA HIDUP | 4 Oktober 2020

Kaum Milenial Jadikan Boba Gaya Hidup Terkini

Tidak banyak minuman boba yang menawarkan harga miring dengan kualitas rasa level tinggi, termasuk salah satu gerai milik Boba Time.

GAYA HIDUP | 3 Oktober 2020

Carrie Underwood Kenakan Perhiasaan Asal Indonesia di Academy Music Awards 2020

Saat naik panggung Academy of Country Music Awards 2020, Carrie Underwood mengenakan anting yang dibuat perusahaan emas asal Surabaya yakni UBS Gold.

GAYA HIDUP | 3 Oktober 2020

New Bunaken, Wisata Baru di Tengah Pandemi

Konsep baru pariwisata, New Bunaken memperkenalkan tempat-tempat selam yang belum dikenal luas.

GAYA HIDUP | 2 Oktober 2020

Menjaga Muruah Batik di Masa Pandemi

Peringatan Hari Batik Nasional 2020 mengangkat tema Heritage on the Move!.

GAYA HIDUP | 2 Oktober 2020

Terungkap, Empat Jenis Biskuit Favorit Masyarakat Indonesia

Masyarakat Indonesia dari berbagai usia mengonsumsi biskuit dalam banyak kesempatan.

GAYA HIDUP | 2 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS