Hotel Budget Indonesia Alami Perubahan Radikal

Hotel Budget Indonesia Alami Perubahan Radikal
Country Head Zen Rooms Sam Makhlouf (kiri) berfoto bersama Denny JA untuk kerja sama pengoperasian 5 hotel budget atau guest house milik Denny JA. ( Foto: istimewa / istimewa )
/ YS Jumat, 17 Januari 2020 | 12:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Perubahan radikal di dunia bisnis juga terjadi di industri perhotelan. Setelah ojek online mengubah wajah transportasi dan juga situs perjalanan wisata mengubah wajah agency pariwisata, perubahan berikutnya di Indonesia akan terjadi pada bisnis perhotelan.

“Yang terlebih dulu terkena adalah jenis hotel budget atau hotel kelas menengah,” ujar Denny JA, konsultan politik, penyair, yang juga pengusaha dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Denny mengomentari hal itu terkait mulai beroperasinya lima hotel budget/guest house miliknya yang dioperasikan oleh Zen Rooms sejak Januari 2020.

“Kini telah datang bisnis digital yang khusus mengelola perhotelan dan guest house, seperti Zen Room, RedDoorz, Oyo, dan AirBnB, di antara lainnya,” kata Denny.

Ia menjelaskan, mereka akan menjadi perusahaan jaringan hotel terbesar, walau tanpa memiliki hotel.

Mereka adalah perusahaan peranti. Di era digital, mereka memfasilitasi teknologi digital bagi banyak pelaku usaha untuk memudahkan usaha itu diakses oleh pasar.

Sejak Oktober 2019, Denny JA menandatangani kontrak dengan Zen Rooms, perusahaan multi nasional dari Prancis yang kini mulai beroperasi di Asia Tenggara. Lima hotel budget atau guest house miliknya di Jakarta dan Jawa Barat resmi dikelola Zen Rooms.

Denny juga memperluas usaha propertinya dengan membangun kembali hotel budget di Bali dan Banten. Dari lima hotel yang ia miliki, ditargetkan pada 2020 menjadi tujuh hotel dan di tahun 2021 menjadi 10 hotel.

Dia memastikan, dunia usaha hanya kegiatan sampingannya, yang ia fokuskan tetap menjadi penulis.



Sumber: PR/Suara Pembaruan