Galakkan Kegiatan Fotografi, 80 Fotografer Hunting Foto Bersama

Galakkan Kegiatan Fotografi, 80 Fotografer Hunting Foto Bersama
80 fotografer yang melakukan hunting foto bersama yang bertajuk "Poetri of Love" yang merupakan kolaborasi Enggie Jasmine Artisan dan Adam Eve Model di Museum Taman Prasasti, Tanah Abang, Jakarta Pusat. ( Foto: istimewa )
Chairul Fikri / CAH Selasa, 10 September 2019 | 11:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Arus informasi dan fotografi belakangan memang tengah jadi trend bagi kalangan anak muda di Indonesia. Mereka pun kerap menginformasikan kegiatan dan segala hal yang berkaitan dengan acara yang mereka datangi. Tak hanya itu, foto shot beauty yang melibatkan model pun kerap diselenggarakan untuk menambah keeksotisan sebuah destinasi.

Seperti yang dilakukan oleh 80 fotografer yang melakukan hunting foto bersama yang bertajuk "Poetri of Love" yang merupakan kolaborasi Enggie Jasmine Artisan dan Adam Eve Model di Museum Taman Prasasti, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Sebenarnya kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang kami gelar dengan mengajak para pencinta fotografi dari kalangan pemula, amatir maupun profesional untuk mengangkat sebuah destinasi dengan mengajak beberapa model profesional untuk menambah keeksotisan. Tentunya para model pun menggunakan model pakaian seperti era dan tempat fotonya. Seperti yang dilakukan di Museum Taman Prasasti ini yang memang menjadi ikon kuburan Belanda. Kita coba menggunakan model layaknya di zaman kolonial," ungkap Eggie Jasmin dalam keterangannya, Selasa (10/9/2019).

Acara pemotretan yang mengajak model-model profesional dari Adam Eve seperti Valentino ini memang menggunakan desain busana internasional layaknya ada diera zaman kolonial. Namun begitu, semua material busana dan prduk yang digunakan para model merupakan produk asli dalam negeri.

"Kami ingin menunjukan bahwa anak-anak Indonesia dapat menghasilkan karya yang bertaraf internasional dengan menggunakan bahan baku lokal. Selama ini, banyak orang asing yang mulai melirik bahan baku dari Indonesia. Alangkah baiknya kalau kita menggunakan bahan baku dari Indonesia untuk diolah menjadi suatu desain yang bertaraf internasional," lanjutnya.

CEO Adam Eve Models Debora Monika menambahkan para model yang dihadirkan dalam event ini paras wajahnya campuran bahkan ada yang model asing. Hal ini dilakukan untuk mendukung busana yang mereka gunakan.

"Hampir semua modelnya memang berasal dari model asing, karena ini kan lokasi fotonya di kuburan Belanda. jadi untuk mendukung busana dan lokasi fotonya. Kita menyesuaikan saja. Namun pada prinsipnya kegiatan ini merupakan salah satu upaya kita untuk menggiatkan dan menggelorakan fotografi dikalangan masyarakat," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com