Bagian Dagu dan Rahang Kerap Luput Perawatan Filler

Bagian Dagu dan Rahang Kerap Luput Perawatan Filler
dr Olivia Aldisa dan dr Deviana Darmawan merupakan dokter estetika di Jakarta Aesthetic Clinic (JAC) di sela Beauty talk "Filler Untuk si Dagu Pendek" di Jakarta, Jumat (2/8/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Indah Handayani )
Indah Handayani / FER Jumat, 2 Agustus 2019 | 18:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kebanyakan orang, memilih perawatan filler dengan keluhan khusus seperti wajah yang terlalu chubby dan ingin terlihat tirus. Padahal, jika dianalisa dengan seksama penyebab hal itu tidak sedikit dari mereka adalah yang memiliki dagu yang pendek dan rahang yang kecil, yang merupakan khas kontur wajah orang Indonesia pada umumnya.

Salah seorang dokter estetika di Jakarta Aesthetic Clinic (JAC), dr Olivia Aldisa mengatakan, belum banyak orang yang mengerti pentingnya memiliki rahang indah dalam totalitas wajah. Padahal, rahang yang sempurna telah sering ditonton di film-film superhero, maupun di pagelaran fashion internasional. Hal itu, juga terjadi apabila melihat para supermodels dalam foto maupun video mereka. Perhatikan kesempurnaan simetri yang ditegaskan oleh garis-garis panjang natural yang ada di wajah, rahang, dan leher.

"Keindahan rahang adalah faktor penting yang belum banyak diketahui, namun kontribusinya terhadap estetika wajah dan leher sangat signifikan,” ungkap dr Olivia di Jakarta, Jumat (2/8/2019).

dr Deviana Darmawan, salah satu tim dokter JAC yang juga baru kembali dari kongres estetika dan anti-aging terbesar di dunia, Aesthetic and Anti-Aging Medicine World Congress (AMWC) di Monte Carlo, Monaco, menambahkan agar terlihat menarik, setiap bagian dari wajah memiliki proporsinya masing-masing. Untuk dapat menilai proporsi wajah sendiri, memberikan panduan simpel yang disebut Horizontal Thirds.

Menurut dr Deviana, Horizontal Thirds membagi wajah menjadi 3 bagian, sepertiga atas, tengah, dan bawah. Jika sepertiga bawah lebih kecil dari sepertiga atas dan tengah, berarti dagu dan rahangnya kekecilan.

"Bagian inilah yang sering luput dari perhatian, padahal bisa diperbaiki dengan perawatan filler, lalu hasilnya akan sangat menunjang harmonisasi wajah,” katanya.

Lebih lanjut, dr Deviana menjelaskan, perawatan filler dagu dan rahang juga merupakan sebuah investasi untuk mencegah dagu yang memendek dan rahang yang haus sejalan usia, bila memang ada indikasinya. Indikasi disini berupa proporsi sepertiga bawah horizontal thirds yang lebih pendek dari sepertiga atas dan tengah, serta melihat tampilan wajah ibu atau orang tua pasien yang bersangkutan sebagai petunjuk wajah mereka kelak di masa tua.

Oleh karena itu, dr Deviana mengimbau, hasil instan filler dagu dan rahang yang menyenangkan hati jangan sampai menggiring pada perawatan berlebihan sampai bentuknya kepanjangan yang disebut dagu nenek sihir (Witch chin). Pada wanita atau dagu Fir'aun (Pharaoh chin) pada pria sebagai wujud Facial Overfilled Syndrome (FOS).

"Penting bagi kita untuk datang ke klinik yang tepat agar meraih tampilan keseluruhan wajah yang natural dan tahan lama, lewat proses penyuntikan filler dagu dan rahang yang aman," tutupnya.



Sumber: Investor Daily