Motomoto, Sensasi Makan di Restoran dan Museum

Motomoto, Sensasi Makan di Restoran dan Museum
Boy William (kanan) selaku pendiri sekaligus penggagas Motomoto Museum dan Resto. (Foto: Ist)
Chairul Fikri / FMB Minggu, 28 April 2019 | 11:33 WIB

Tangerang Selatan, Banten - Masyarakat Indonesia kini memiliki tempat baru untuk mengekspresikan diri sekaligus menikmati santapan yang beragam di museum seni Motomoto Museum dan Resto. Motomoto akan dibuka resmi untuk umum pada tanggal 26 April 2019 di QBIG, BSD City, Tangerang.

Bangunan seluas 3000 meter persegi ini terdiri dari restoran indoor dan outdoor, serta area museum yang besar. Motomoto mengajak kita untuk menikmati makanan lezat di resto yang artistrik, lalu berinteraksi dengan karya seni di museum dengan dekorasi yang unik, serta kaya dengan kreativitas. Para pengunjung akan dibebaskan untuk mendokumentasikan semua karya seni yang ada.

"Kami berusaha menyajikan sebuah tempat dengan total 23 ruangan interaktif dari berbagai seniman Indonesia dengan nuansa seperti memasuki gerbang ke dalam dunia yang berbeda-beda. Kami turut melibatkan seniman-seniman Indonesia dalam proyek ini antara lain Mulyana, Sembilan Matahari, Rebellionik, Naufal Abshar, Erwin Windu Pratama, Amenkcoy, dan Muklay untuk menuangkan karya-karya mereka yang dapat memuaskan rasa eksplorasi pengunjung ketika datang ke sini. Keterlibatan seniman akan terus bertambah karena kami ingin terus memperbaharui karya-karya seni di area museum setiap tiga-enam bulan sekali," ujar Boy William selaku pendiri sekaligus penggagas Motomoto Museum dan Resto dalam media release yang diterima Beritasatu.com, Minggu (28/4/2019).

Rudi Lazuardi, salah satu pendiri Motomoto, mengatakan bisnis kuliner yang dijalaninya bersama dengan Boy dan Teddy Lazuardi ini merupakan bisnis yang menguntungkan karena dalam bisnis ini mereka mencoba menciptakan ekosistem dengan konsep baru yang unik dan inovatif kepada pencinta kuliner di Indonesia.

"Motomoto mengandung perpaduan unsur seni yang beragam dan menjadikan media sosial sebagai penggerak utama untuk membesarkan Motomoto Museum dan Resto itu sendiri, para seniman yang terlibat, dan tentunya akan membuat semua pengunjung lebih berani untuk mengekspresikan diri," tutur Rudi.

Motomoto Museum dan Resto akan menjadi pintu gerbang masyarakat milenial untuk mengenal dunia seni kontemporer yang lebih serius. Maka untuk memperkaya isi, Motomoto Museum juga akan menghadirkan karya patung dari Heri Dono yang akan dipamerkan pada bulan Mei - Juni 2019 mendatang. Hal ini merupakan salah satu upaya pembaharuan secara berkala untuk memperkenalkan karya-karya seni dengan berbagai bentuk kepada publik.

Pada masa pembukaan, harga tiket masuk Motomoto Museum adalah sebesar Rp 100.000,- dan berlaku umum untuk semua hari termasuk hari libur. Khusus untuk para orang tua yang membawa anak, untuk anak di bawah usia dua tahun dapat masuk area museum dengan gratis. Motomoto Museum dan Resto juga akan mengeluarkan promo bundling tiket museum dan resto seharga Rp150.000,- di mana pengunjung yang membeli promo tersebut berkesempatan untuk mendapatkan kupon potongan harga sebesar Rp75.000,- yang dapat digunakan di Motomoto Resto dan berlaku selama dua minggu.



Sumber: BeritaSatu.com