Penawaran Umum Perdana Saham Digital Mediatama Maxima

  • Penawaran Umum Perdana Saham Digital Mediatama Maxima
    Penawaran Umum Perdana Saham PT Digital Mediatama Maxima Tbk di Jakarta, Senin (14/10/2019). Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 2,7 miliar saham atau sebesar 35% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran Umum.
  • Penawaran Umum Perdana Saham Digital Mediatama Maxima
    Dari kiri ke kanan, Direktur Entitas Anak Grup PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) Michael Alamsjah, Komisaris Independen PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) Muhammad Amin, Direktur DMMX Supardi Tan, Direktur PT DMMX Abraham Theofilus, Direktur Utama DMMX Budiasto Kusuma, Komisaris Utama DMMX Jahja Suryandy dan Direktur Utama PT Kresna Sekuritas Octavianus Budiyanto berbincang di sela Penawaran Umum Perdana Saham PT Digital Mediatama Maxima Tbk di Jakarta, Senin (14/10/2019). Harga saham IPO ditetapkan sebesar Rp230 perlembar saham dengan kisaran harga sebelumnya Rp190-Rp270 per saham.
  • Penawaran Umum Perdana Saham Digital Mediatama Maxima
    Penawaran Umum Perdana Saham PT Digital Mediatama Maxima Tbk di Jakarta, Senin (14/10/2019). Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 2,7 miliar saham atau sebesar 35% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran Umum.
PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX), Digital Trade Marketing Infrastructure and Cloud Advertising Exchange Platform, menggelar Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan dengan Masa Penawaran 14 – 16 Oktober 2019 bertempat di Bank Mandiri Cabang Bursa Efek Indonesia (BEI), Gedung BEI Tower I, Jakarta, Perseroan telah menunjuk PT Kresna Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek serta Macquarie Capital Securities (Singapore) Pte. Ltd. dan SooChow CSSD Capital Markets (Asia) Pte. Ltd. sebagai agen penjualan internasional. Harga saham IPO ditetapkan sebesar Rp230 (dua ratus tiga puluh Rupiah) per lembar saham dengan kisaran harga sebelumnya Rp190-Rp270 per saham. Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 2,7 miliar saham atau sebesar 35% dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran Umum. Pencatatan perdana saham Perseroan akan dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2019 di Bursa Efek Indonesia. Dana hasil penawaran umum sekitar 75% akan digunakan untuk peningkatan modal kerja, 20% akan digunakan untuk investasi di bidang teknologi informasi, dan sisanya akan digunakan untuk pengembangan dan pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM). BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal